“Kolaborasi ini penting untuk menghadirkan teknologi penglihatan malam dan pencitraan termal yang andal, kompetitif, dan siap digunakan di dalam negeri, sekaligus memperkuat ketahanan serta kemandirian teknologi pertahanan nasional,” ujarnya.
Sebagai nilai tambah strategis, pengembangan NVG dan perangkat pencitraan termal di dalam negeri juga memberikan keuntungan signifikan berupa peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), efisiensi biaya pengadaan dan pemeliharaan, serta jaminan keberlanjutan dukungan teknis sepanjang siklus hidup produk tanpa ketergantungan pada pemasok luar negeri.
Dengan kemampuan produksi dan pengembangan nasional, Indonesia tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan operasional TNI dan aparat keamanan secara lebih cepat dan aman, tetapi juga membuka peluang ekspor produk teknologi pertahanan bernilai tinggi, sehingga memperkuat posisi industri pertahanan nasional sebagai pemain kompetitif di pasar regional dan global.**
