Rekaman Video Viral 13 Menit 17 Detik Diduga Mahasiswa KKN Tersebar di Media Sosial

Rekaman Video Viral 13 Menit 17 Detik Diduga Mahasiswa KKN Tersebar di Media Sosial
Rekaman Video Viral 13 Menit 17 Detik Diduga Mahasiswa KKN Tersebar di Media Sosial
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Sebuah video viral yang diduga menampilkan adegan tidak pantas dua mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) menghebohkan jagat media sosial.

Rekaman tersebut disebut-sebut diambil di wilayah Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan kini tengah menjadi perhatian aparat kepolisian.

Video berdurasi sekitar 13 menit 17 detik itu beredar luas melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp.

Baca Juga:Gagah Coy! All New Honda Vario GT 160 Resmi Meluncur, Ini Tampang dan HarganyaMahasiswa D3 Farmasi UBK Edukasi Warga Cibarusah Cegah Stunting Melalui Inovasi Olahan Daun Kelor

Dalam rekaman tersebut, tampak sepasang muda-mudi berada di dalam sebuah kamar yang diduga merupakan posko KKN di salah satu desa di Lombok Timur.

Beberapa detail visual, seperti ranjang dengan sprei bermotif bunga berwarna merah, turut menjadi sorotan warganet.

Kepala desa setempat membenarkan bahwa dua orang yang muncul dalam video viral tersebut memang merupakan mahasiswa yang tengah melaksanakan program KKN di wilayahnya.

Meski demikian, pihak desa mengaku tidak mengetahui proses perekaman maupun bagaimana video itu bisa tersebar ke publik.

“Benar, mereka melaksanakan KKN di desa kami. Namun terkait video itu, kami sama sekali tidak tahu,” ujar kepala desa setempat.

Ia juga menyebutkan bahwa pria dalam video tersebut diduga merupakan ketua kelompok KKN.

Program pengabdian masyarakat tersebut, lanjutnya, telah resmi berakhir pada 5 Februari 2026, dan seluruh mahasiswa telah ditarik kembali oleh pihak kampus.

Baca Juga:Ini Dia Tampang Pria yang Viral Dijuluki Justin Bieber-nya India, Malah Jadi Bahan Olokan WarganetWarganet Ramai Berburu Video Viral Pria Berjaket Ojol yang Tiba-tiba Masuk Kamar Wanita

Para mahasiswa KKN tersebut diketahui menyewa rumah warga setempat yang dijadikan sebagai posko selama kegiatan berlangsung.

Namun, setelah masa KKN selesai, lokasi tersebut sudah tidak lagi ditempati.

Sementara itu, Polres Lombok Timur memastikan telah menindaklanjuti informasi terkait video viral tersebut.

Kepala Seksi Humas Polres Lombok Timur, AKP Nicolas Osman, menyatakan pihaknya masih melakukan penelusuran untuk memastikan keaslian video serta mengungkap pihak-pihak yang terlibat.

“Kami masih melakukan penyelidikan terkait asal-usul video yang beredar dan memastikan kebenaran informasi yang ada,” ujarnya.

Hingga kini, kepolisian belum menyampaikan kesimpulan resmi dan mengimbau masyarakat agar tidak menyebarluaskan konten tersebut demi menjaga privasi serta menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

0 Komentar