Pemkot Cimahi Kejar Zero Sampah ke Sarimukti, TPST dan RDF Jadi Andalan

Pemkot Cimahi Kejar Zero Sampah ke Sarimukti, TPST dan RDF Jadi Andalan
Petugas di TPST Utama Cimahi Selatan saat Sedang Mengolah Sampah Menjadi RDF. (Mong/Jabar Ekspres)
0 Komentar

“Kalau kami tentu saja targetnya itu zero sampah yang dibuang ke TPA Sarimukti ke depannya. Jadi sampahnya kami kelola di sini,” kata Chanifah.

Sementara itu, Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menilai persoalan sampah telah menjadi tantangan struktural bagi kota dengan kepadatan tinggi seperti Cimahi. Setiap hari, ratusan ton sampah harus dikelola di tengah keterbatasan lahan dan fasilitas.

“Masalah sampah menjadi tantangan besar bagi Kota Cimahi. Setiap harinya sampah yang dihasilkan masyarakat itu 233-250 ton yang harus dikelola,” katanya.

Baca Juga:TPST Utama Cimahi Selatan Resmi Beroperasi, Targetkan Sampah Tak Lagi Dibuang ke TPABegini Tanggapan DLH Cimahi Soal Keluhan ISPA Warga Leuwigajah Akibat Pembakaran Sampah

Menurut Ngatiyana, penguatan TPST di tingkat kelurahan merupakan strategi untuk mengurangi ketergantungan pada TPA Sarimukti yang kini pengoperasiannya semakin dibatasi.

Pembatasan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 6174/PBLS.04/DLH tentang peringatan dan pembatasan pembuangan sampah ke TPPAS Regional Sarimukti.

Dalam aturan itu, kuota pembuangan sampah Kota Cimahi dibatasi maksimal 119,16 ton per hari atau 1.668,24 ton dalam periode dua minggu.

“Mudah-mudahan (TPST) bisa mengurangi beban sampah di Cimahi. Sekarang pembuangan ke Sarimukti sedang dibatasi dan tentunya ini menjadi tantangan bagi kita,” ujar Ngatiyana menutup. (Mong)

0 Komentar