JABAR EKSPRES – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mengungkapkan, pembangunan Jalan Bojonggede-Kemang (Bomang) sudah rampung 100 persen, kemudian bakal dilanjutkan dengan pembangunan Jembatan Situ Nanggerang.
“Kalau laporan terakhir (jalan) udah 100 persen,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bogor Suryanto Putra, pada Selasa (10/2/2026).
Pada jalur akses tersebut, terdapat dua jalur, tetapi akses Bomang masih memerlukan jembatan pada sisi jalur kanan apabila pengendara bergerak dari arah Bojonggede menuju Kemang.
Baca Juga:Kecelakaan Lalin di Bogor, Mobil Tabrak Tiang PJU di Jalan KH Abdullah Bin Nuh BogorBupati Rudy: 4 RSUD di Kabupaten Bogor Akan Miliki Pelayanan Spesialis
Pengerjaan pembangunan Jembatan Situ Nanggerang tersebut berencana akan dilakukan pada 2026 ini. “Kalau jembatan tahun 2026 ini. Ya itu tadi pengerjaan lanjutan jembatan Situ Nanggerang sama Pesanggrahan,” jelasnya.
Panjang jembatan yang menghubungkan akses Jalan Bomang tersebut sekitar 60 meter. Pada jembatan Situ Nanggerang yang sudah terbangun sejak 2022, pengendara perlu berbagi lajur dari arah Bojonggede ke Kemang maupun sebaliknya.
Pantauan di lapangan, Jembatan Situ Nanggerang yang berada di Jalan Bomang, Kecamatan Tajur Halang sudah dilakukan perawatan dengan cat merah putih yang menutupi vandalisme pada 2025 lalu.
Selain itu, tampak juga Jembatan Situ Nanggerang dilengkapi Penerangan Jalan Umum (PJU) sekitar enam tiang di sisi jembatan.
Adapun, kendaraan roda empat maupun roda dua berbagi lajur dalam satu jembatan tersebut untuk menghubungkan akses Jalan Bojonggede menuju Kemang ataupun sebaliknya.
