Dari sisi harga, penyesuaian tak terelakkan seiring meningkatnya biaya bahan baku akibat inflasi. Namun bagi pengelola, keberlangsungan usaha jauh lebih penting dibanding sekadar angka penjualan.
“Yang penting usaha ini tetap bisa dipertahankan. Kami masih ingin menjaga kue keranjang yang original, otentik, dan sehat dikonsumsi tanpa bahan pengawet,” katanya.
Di tengah persaingan dan perubahan selera pasar, kue keranjang ini tetap bertahan sebagai simbol perayaan, kerja keras, dan komitmen menjaga tradisi. Setiap dus yang dikirim tidak hanya membawa rasa manis, tetapi juga cerita panjang tentang konsistensi yang dijaga selama lebih dari dua dekade.
