JABAR EKSPRES – Bupati Bandung Dadang Supriatna mendorong insan pers untuk mempercepat transformasi digital dalam momentum Hari Pers Nasional (HPN) ke-80 tahun 2026.
Menurutnya, perkembangan teknologi dan arus digitalisasi yang semakin cepat menjadi tantangan sekaligus peluang yang tidak bisa dihindari oleh dunia jurnalistik.
Dalam pernyataannya, Dadang berharap para jurnalis terus meningkatkan kapasitas agar mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.
Baca Juga:HPN 2026, Pers Dinilai Berperan Penting Mengawal Pembangunan Bandung BaratBandung Zoo Masuk Masa Transisi, Pengelola Baru Disiapkan Lewat Seleksi Terbuka
Ia menilai, selama belum ada pembatasan dari pemerintah pusat terhadap platform digital, maka pers harus siap bersaing dan berinovasi.
“Dalam Hari Pers Nasional ke-80 ini tentu saya berharap teman-teman pers bisa ada peningkatan kapasitas dalam rangka transisi transformasi. Karena digitalisasi ini kita tidak bisa dihindari lagi,” ujar Kang DS sapaan akrabnya di Soreang, Senin (9/2/2026).
Ia menjelaskan, saat ini Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) belum menerapkan pembatasan terhadap berbagai platform digital.
Kondisi tersebut, kata dia, menjadi tantangan tersendiri bagi media agar mampu bertahan dan berkembang di tengah persaingan global.
Kang DS juga menyinggung perbandingan dengan negara lain yang telah membatasi aplikasi asing. Menurutnya, jika pembatasan seperti di beberapa negara diterapkan, mungkin pers tidak akan menghadapi tantangan sebesar sekarang.
Namun dalam situasi saat ini, ia menekankan pentingnya percepatan adaptasi digital.
“Kalau misalkan bisa seperti di China, komdiginya bisa membatasi, saya kira teman-teman pers tidak begitu kesulitan. Tapi kondisi hari ini mau tidak mau teman-teman pers harus segera mentransformasi kepada digitalisasi yang lebih mendalam,” katanya.
Baca Juga:PAD Parkir Tak Pernah Sentuh Realisasi Tahunan, Cermin Tata Kelola dan Sistem Penerimaan Pemkot Bandung LemahPastikan Dana Bantuan Longsor Pasirlangu Tak Tumpang Tindih, Pemkab Bandung Barat: Nanti Kami Publikasikan
Lebih lanjut, Ia menegaskan bahwa transformasi digital bertujuan agar media mampu menjangkau pembaca dan publik secara lebih luas.
Ia juga meminta Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bandung untuk menyiapkan dukungan peningkatan kapasitas bagi insan pers, termasuk melalui alokasi anggaran pelatihan.
Secara tidak langsung, Kang DS mengakui dirinya sempat terkejut dengan munculnya berbagai aplikasi baru yang berkembang sangat cepat. Menurutnya, jika pers tidak segera beradaptasi, maka akan tertinggal oleh perubahan teknologi.
“Maka saya mengajak kepada teman-teman pers, yuk dalam memperingati Hari Pers Nasional ke-80 ini lebih segera menyesuaikan dan mentransformasi diri dalam kondisi digital yang sudah merata di tengah masyarakat,” pungkasnya.
