JABAR EKSPRES – Pengelolaan bantuan publik untuk penanganan bencana longsor Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), dipastikan akan dipublikasikan secara terbuka.
Incident Commander (IC) Bencana Longsor Pasirlangu, Ade Zakir, menyebut seluruh alur dan total sumbangan masyarakat, khususnya bantuan uang tunai yang nilainya dilaporkan mencapai miliaran rupiah.
“Masih dalam proses penghitungan dan verifikasi sebelum diumumkan ke publik,” kata Ade Zakir di Ngamprah, Senin (9/2/2026).
Baca Juga:Setelah 14 Hari Pencarian, Operasi SAR Longsor Pasirlangu Resmi DitutupStatus Tanggap Darurat Longsor Pasirlangu Dicabut, Pemkab Fokus Pemulihan Warga
Ade menjelaskan, sumbangan masyarakat mengalir melalui berbagai jalur. Sebagian bantuan disalurkan langsung kepada kepala desa, ada yang diberikan langsung kepada warga terdampak, serta sebagian lainnya masuk ke rekening resmi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
“Sumbangan bantuan uang itu ada beberapa yang langsung ke kepala desa, ada langsung ke masyarakat, serta ada juga yang masuk ke rekening BPBD. Semuanya nanti akan kami publikasikan,” katanya.
Namun demikian, ia menegaskan angka pasti total sumbangan belum dapat diumumkan karena masih memerlukan penghitungan menyeluruh.
“Saya belum bisa sebut angkanya berapa, karena perlu dihitung dulu secara menyeluruh,” ujarnya.
Terkait pemanfaatan dana bantuan, Ade memastikan penggunaannya akan disesuaikan dengan kebutuhan riil di lapangan dengan mengedepankan efektivitas dan ketepatan sasaran.
“Pemakaian dana itu melihat kebutuhan saat itu. Misalnya kalau di lapangan butuh kendaraan operasional, ya tidak mungkin dibelikan hal yang tidak relevan,” jelasnya.
Pemerintah daerah juga memastikan pengelolaan bantuan publik tidak akan tumpang tindih dengan anggaran resmi negara. Selain sumbangan masyarakat, terdapat anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) yang penggunaannya memiliki mekanisme pertanggungjawaban tersendiri.
Baca Juga:Usai Tanggap Darurat, Pemerintah Pusat Siap Turun Tangan Pulihkan Longsor PasirlanguPemkab Bandung Barat Salurkan Dana Tunggu Hunian Tahap Kedua untuk Korban Longsor Pasirlangu
“Kita kan juga ada BTT dengan pertanggungjawaban yang jelas. Selain itu ada bantuan dari Kemensos dan bantuan barang yang langsung di-drop ke warga. Semua kami atur supaya tidak tumpang tindih,” katanya.
Ia menambahkan, seluruh bantuan yang masuk, termasuk dari tokoh publik dan pejabat negara, akan dirinci secara transparan.
“Itu nanti kita rinci semuanya, termasuk bantuan dari Raffi Ahmad,” kata Ade.
Diketahui, bencana longsor Pasirlangu menggerakkan banyak pihak untuk turut membantu proses penanggulangan bencana. Bantuan yang diberikan beragam, mulai dari logistik, sembako, hingga uang tunai dengan nilai besar.
