FWD Insurance dan PJI bangun ekosistem literasi keuangan di rumah dan sekolah lewat JA SparktheDream

FWD Insurance kembali berkolaborasi dengan Prestasi Junior Indonesia  atau PJI untuk menghadirkan JA SparktheD
FWD Insurance kembali berkolaborasi dengan Prestasi Junior Indonesia  atau PJI untuk menghadirkan JA SparktheDream
0 Komentar

JABAR EKSPRES – PT FWD Insurance Indonesia atau FWD Insurance kembali berkolaborasi dengan Prestasi Junior Indonesia atau PJI untuk menghadirkan JA SparktheDream pada tahun keempat.

JA SparktheDream merupakan program literasi keuangan untuk keluarga, sekolah, dan pelaku usaha jasa keuangan sebagai satu ekosistem pembelajaran keuangan yang saling terhubung.

Pada tahun yang keempat ini, program JA SparktheDream akan memberikan edukasi keuangan kepada lebih dari 2.300 siswa sekolah menengah pertama.

Baca Juga:Chery C5 CSH Super Hybrid Kini Hadir di Bandung, Harga Rp 400 JutaanBCA Syariah Berikan Kemudahan Layannan untuk KPR, Kendaraan dan Emas

Pemberian literasi keuangan akan diberikan di sekolah di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Tangerang Selatan, Bekasi, Bandung, Cimahi, Semarang, Surabaya, Sidoarjo, dan Denpasar.

Kegiatan ini akan berlangsung hingga November 2026. JA SparktheDream memberikan edukasi literasi keuangan secara holistik melalui empat sesi pembelajaran di kelas.

Pembelajaran akan disampaikan oleh fasilitator PJI bersama guru dan sukarelawan FWD Insurance dengan metode yang interaktif, memadukan sesi kelas dengan Platform pembelajaran daring.

‘’Pembelajaran juga dilakukan untuk aktivitas rumah bersama keluarga sebagai bagian integral dari proses belajar,’’ ujarnya.

Aktivitas rumah ini mendorong siswa untuk mempraktikkan langsung pembelajaran keuangan melalui diskusi keluarga, pencatatan sederhana pengeluaran, serta pengambilan keputusan finansial sehari-hari dengan pendampingan orang tua.

Pendekatan ini bertujuan agar literasi keuangan tidak berhenti sebagai teori, melainkan menjadi kebiasaan yang tertanam dalam keseharian anak.

Rudy F. Manik, Chief Human Resources & Marketing Officer FWD Insurance, menyampaikan, era digital, anak-anak semakin cepat terpapar pada berbagai pilihan finansial beserta risiko yang menyertai.

Baca Juga:Ahli Waris Lahan dan Bangunan di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung Minta Perlindungan Kapolda JabarOrmas dan LSM Pertanyakan Progres Lapdu Dugaan Korupsi, Kejati Jabar Jelaskan Begini!

Setelah berhasil menjangkau hampir 6.000 siswa sejak tahun 2023, kami ingin menghadirkan pembelajaran JA SparktheDream yang semakin relevan dengan realita mereka, sekaligus melibatkan orang tua dan sekolah sebagai satu ekosistem.

‘’Kami percaya literasi keuangan yang dipraktikkan sejak dini di rumah dan sekolah akan menjadi fondasi penting bagi generasi muda untuk mengambil keputusan finansial yang lebih bijak di masa depan,” kata dia.

Pendekatan berbasis ekosistem ini menjadi semakin penting di tengah kondisi literasi keuangan nasional saat ini. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan indeks literasi keuangan pelajar dan mahasiswa masih tertinggal di angka 56,42%.

0 Komentar