Bikin Bangga Sekolah dan Daerah, Siswa SMAN 2 Cimahi Ini Borong Prestasi di Ajang Surface

Bikin Bangga Sekolah dan Daerah, Siswa SMAN 2 Cimahi Ini Borong Prestasi di Ajang Surface
Delvino Guntur Putra Marvello atau akrab Disapa Ello (16) siswa kelas 10 SMAN 2 Cimahi yang Berhasil Memborong Berbagai Penghargaan Kejuaraan di Bidang Surface. (Mong/Jabar Ekspres)
0 Komentar

Ketika dikonfirmasi soal lima penghargaan yang diraihnya, Ello menegaskan bahwa pencapaian tersebut berasal dari berbagai ajang dengan level berbeda.

“Iya, ada yang internasional, ada yang nasional, ada yang se-Jawa Barat,” kata Ello.

Salah satu pengalaman paling bergengsi baginya adalah saat berlaga di 2025 CMAS Southeast Asia Championship Finswimming yang digelar di Stadion Akuatik GBK, Jakarta, pada November 2025.

Baca Juga:Berprestasi di tengah Tantangan Teknologi, Siswi SMAN 2 Cimahi Raih Penghargaan Medal of ExcellenceIni Strategi SMAN 2 Cimahi Hadapi Kebijakan Gubernur Soal Rombel 50 Siswa!

Dalam ajang internasional tingkat Asia Tenggara itu, Ello berhasil meraih medali perak dan perunggu dari berbagai nomor surface lintasan panjang, termasuk 1.500 meter, 800 meter, 400 meter, 200 meter, serta 100 meter surface.

Ia juga turun di nomor apnea 50 meter, estafet 4×100 meter dan 4×200 meter surface putra, serta estafet 4×100 meter bifins mix putra-putri.

“Dapet mendali perak, dan perunggu, sertifikat Internasional, dan uang saku dari KONI Cimahi,” jelasnya.

Tak hanya itu, Ello mengaku koleksi medalinya kini telah melampaui angka ratusan lebih, baik dari cabang renang maupun finswimming.

Perjalanan Ello di dunia finswimming bermula dari cabang olahraga renang. Awalnya, ia lebih dulu dikenal sebagai atlet renang sebelum akhirnya mencoba nomor selam atas arahan pelatihnya.

“Awal tuh aku atlet renang. Pelatih aku tiba-tiba nyuruh ikut lomba selam. Pertama kali nyoba lebih enak selam, tapi enggak dapat medali,” ungkap Ello.

Meski gagal meraih podium pada debutnya di lomba selam, Ello justru merasa lebih nyaman menekuni finswimming dibandingkan renang. Menurutnya, penggunaan alat bantu menjadi salah satu faktor yang membuatnya betah di cabang olahraga ini.

Baca Juga:Pancawaluya Jadi Pondasi Karakter Siswa Baru SMAN 2 Cimahi di MPLS 2025Dari Hobi Belajar, Siswi SMAN 2 Cimahi Sabet Medali Emas di Olimpiade Sains Nasional

“Tapi aku tetap mau selam. Kalau renang jujur berat, karena enggak pakai alat,” katanya.

Ello mengaku, berenang tanpa alat terasa jauh lebih menguras tenaga. Sebaliknya, finswimming memberinya kemudahan karena adanya monofin sebagai alat utama.

“Aku kalau enggak pakai alat tuh berat berenangnya. Terus kalau selam lebih gampang karena pakai alat,” bebernya.

“Namanya Mono, yang kayak Mermaid itu,” sambung Ello

Kendati demikian, ia menegaskan bahwa finswimming bukanlah cabang olahraga yang sepenuhnya mudah. Tantangan teknis dan fisik tetap menjadi bagian dari proses yang harus dilalui setiap atlet.

0 Komentar