Bupati Kang DS Terus Gaungkan Program Magrib Wajib Mengaji dan Isya Wajib Belajar

Bupati Kang DS Terus Gaungkan Program Magrib Wajib Mengaji dan Isya Wajib Belajar
Bupati Kang DS Terus Gaungkan Program Magrib Wajib Mengaji dan Isya Wajib Belajar
0 Komentar

JABAR EKSPRES, KAB. BANDUNG – Bupati Bandung Dadang Supriatna hadir di tengah-tengah para siswa Taman Kanak-Kanak (TK), Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al Azhar di Jalan Rancajigang No.75 Desa Padamulya Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung, Sabtu (7/2/2026) pagi.

Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna hadir di tengah-tengah para pelajar itu dalam rangka kegiatan Jalan Santai Keluarga Besar Al Azhar Majalaya dan Rancaekek dan Milad Al Azhar ke 37 serta menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.

Pada kesempatan itu hadir Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bandung Dicky Anugrah, Camat Majalaya Rofiran dan pihak lainnya. Perwakilan Keluarga Besar Al Azhar Aep Saefullah, dan lainnya turut menyambut kehadiran Bupati Bedas Kang DS ini.

Baca Juga:5 Laptop Gamers Paling Worth It untuk Game Berat dan EditingTabel KUR BRI 2026 Pinjaman Rp200 Juta Angsuran Murah dan Ini Cara Ajukannya!

Kang DS sempat melaksanakan potong tumpeng sebagai wujud syukur dilaksanakannya Milad Al Azhar ke 37, serta mengangkat bendera star sebagai tanda dimulainya jalan santai Keluarga Besar Al Azhar Majalaya dan Rancaekek.

Di sela-sela kegiatan jalan santai, Bupati Bandung Dadang Supriatna mengungkapkan bahwa pendidikan karakter sangat penting bagi para siswa TK, MI, MTs dan Madrasah Aliyah yang diselenggarakan di lingkungan lembaga pendidikan Al Azhar Majalaya dan Rancaekek.

“Pendidikan karakter untuk menjawab tantangan di masa yang akan datang. Tentu dengan adanya TK, MI, MTs dan Madrasah Aliyah ini salah satu pendidikan formal yang mengaitkan dengan spiritual,” kata Kang DS dalam keterangannya.

Menurutnya, pendidikan karakter salah satu langkah yang sangat dinantikan oleh para orang tua siswa.

“Pendidikan karakter ini untuk kemajuan bangsa dan negara. Karena kedepan bukan hanya intelektual yang dibutuhkan, tetapi spiritual juga sangat dibutuhkan,’ katanya.

Kang DS mengungkapkan karena keseimbangan antara intelektual dan spiritual ini adalah salah satu dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan.

“Karena kesuksesan dan keberhasilan itu tergantung bagaimana kita bisa melakukan langkah-langkah inovasi untuk kemajuan bangsa dan negara,” katanya.

Baca Juga:6 Motor Bebek Masih Layak Dibeli di 2026 untuk Penggunaan Harian dan Performa ngebut!5 HP Infinix RAM Besar dan Refresh Rate Tinggi, Layak Dibeli di Tahun 2026? Cek Disini!

Terkait dengan program magrib wajib mengaji, Kang DS menegaskan instruksi Bupati Bandung terus digaungkan.

“Magrib wajib mengaji dan isya wajib belajar ini salah satu terobosan yang harus diikuti oleh seluruh masyarakat Kabupaten Bandung. Yang tentunya dalam rangka upaya untuk bisa mencerdaskan anak bangsa yang berkarakter dan berakhlakul karimah,” tuturnya.

0 Komentar