Noel Mikaelian Bidik Gelar Juara Dunia Tak Terbantahkan Kelas Penjelajah pada 2026

Noel Mikaelian Bidik Gelar Juara Dunia Tak Terbantahkan Kelas Penjelajah pada 2026
Foto pertandingan tinju antara Noel Mikaelian (kanan) dan Badou Jack (kiri) yang dirilis oleh World Boxing Council (WBC) melalui situs resminya. (SUMBER FOTO: WBC via ANTARA)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Juara dunia kelas penjelajah World Boxing Council (WBC) Noel Mikaelian menatap tahun 2026 dengan ambisi besar, yakni menyatukan seluruh sabuk juara dan meraih status juara dunia tak terbantahkan di divisi 90,7 kilogram.

Manajer Mikaelian, Anthony Girges, mengungkapkan rencana tersebut dalam keterangan yang dimuat WBA melalui laman resminya dan dipantau di Jakarta, Kamis. Menurut Girges, timnya telah menyusun target jangka panjang untuk membawa Mikaelian ke puncak tertinggi kelas penjelajah.

“”Kami memiliki rencana besar untuk tahun 2026. Kami ingin menyatukan gelar dan menjadi juara tak terbantahkan,” ujar Girges.

Baca Juga:Harga Emas Hari Ini Turun Tipis: Ini Rincian Harga Emas Global dan IndonesiaLangkah Tegas Negara di Kebun Binatang Bandung Amankan Aset dan Selamatkan Satwa

Pernyataan itu disampaikan dalam konferensi pers penyerahan sabuk dan cincin juara kepada Mikaelian yang digelar dalam rangkaian acara Tuesday Coffee WBC di Meksiko. Acara tersebut menjadi momen perayaan sekaligus penegasan arah karier sang juara ke depan.

Petinju berjuluk Dark Horse itu resmi menyandang gelar juara dunia WBC pada 13 Desember 2025. Saat itu, Mikaelian sukses menaklukkan Badou Jack melalui kemenangan angka mutlak dengan skor 114-114, 115-113, dan 115-113, sekaligus mengamankan gelar juara dunia keduanya.

Dalam kesempatan tersebut, Girges juga menyampaikan apresiasi kepada WBC yang telah memberikan kepercayaan dan kesempatan kepada tim Mikaelian untuk hadir di Meksiko. Ia menilai Mikaelian sebagai sosok juara istimewa, seorang petinju asal Jerman yang lahir di Armenia dan memiliki kualitas kelas dunia.

“Kami berencana untuk mempertahankan sabuk ini untuk waktu yang lama,” tegas Girges.

Tak hanya berbicara soal tinju, Girges juga memanfaatkan momen tersebut untuk menyampaikan pesan penting terkait kesehatan mental. Ia menekankan bahwa setiap orang memiliki perjalanan hidup dan tujuan masing-masing, sehingga menjaga kesehatan mental menjadi hal yang krusial.

“Kita semua pasti pernah mengalami sesuatu dalam hidup dan setiap dari kita memiliki tujuan. Yang terpenting adalah kesehatan mental. Ada dua hal yang bisa kita lakukan: luangkan lima hingga sepuluh menit untuk diri sendiri dan kelilingi diri kita dengan orang-orang yang membantu kita,” ujarnya.

Sementara itu, Mikaelian yang memiliki catatan 28 kemenangan—12 di antaranya melalui knockout—dan tiga kekalahan, turut menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden WBC Mauricio Sulaiman beserta jajaran atas undangan ke Meksiko, negara yang dikenal memiliki basis penggemar tinju yang besar.

0 Komentar