Cuaca Ekstrem dan Material Bergerak Perlambat Evakuasi Korban Longsor Pasirlangu

Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandu
Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Cuaca buruk dan kondisi material longsor yang tidak stabil masih menjadi kendala utama dalam operasi pencarian di hari ke-13 korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Kamis (5/2/2026).

Direktur Operasi Pencarian dan Pertolongan Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo N.S., mengatakan pola pencarian pada hari ke-13 tidak jauh berbeda dengan hari-hari sebelumnya. Tim SAR gabungan masih harus berpacu dengan cuaca yang kerap berubah serta medan longsoran rawan pergerakan.

“Pencarian hari ini pada prinsipnya sama seperti hari-hari sebelumnya. Faktor cuaca masih menjadi hambatan utama dalam beberapa hari terakhir pelaksanaan operasi SAR,” ujar Yudhi saat ditemui di lokasi pencarian.

Baca Juga:Mendekati Akhir Operasi SAR, Baru 52 Korban Longsor Cisarua TeridentifikasIBuah Bit, Umbi Kaya Manfaat untuk Kesehatan Tubuh

Selain cuaca, kondisi material longsor saat ini belum sepenuhnya stabil turut menyulitkan proses evakuasi. Pergerakan lumpur dan timbunan tanah membuat tim harus bekerja ekstra hati-hati demi keselamatan personel di lapangan.

“Kemudian faktor di lokasi pencarian, di mana lumpur atau material longsor masih bergerak. Ini menjadi kendala kami sampai hari ke-13 pencarian,” katanya.

Meski menghadapi berbagai hambatan, tim SAR gabungan terus berupaya memaksimalkan pencarian. Hingga hari ke-12 operasi, jumlah korban yang berhasil dievakuasi mencapai 92 kantung jenazah (body pack).

“Sampai hari kemarin, kami berhasil mengevakuasi sebanyak 92 body pack,” ungkap Yudhi.

Untuk mempercepat proses pencarian, Basarnas mengerahkan 19 unit alat berat yang difokuskan bekerja di sektor-sektor prioritas. Pada hari ke-13, pencarian difokuskan di sektor A2, B2, dan A3, yang sebelumnya tertutup material longsor cukup tebal.

“Hari ini kami menerjunkan 19 alat berat dan memfokuskan pencarian di sektor dua ke atas,” jelasnya.

Data sementara hingga hari ke-13 mencatat total 93 kantung jenazah telah dievakuasi, dengan satu temuan terbaru pada hari ini. Seluruh jenazah kemudian diserahkan kepada tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri untuk proses identifikasi.

Baca Juga:Rayakan 3 Tahun Perjalanan, Grey Art Gallery Perluas Ekosistem Lewat GREY Hair and Nail Artistry dan GREY CUBEHari ke-11 Pencarian, 67 Jenazah Korban Longsor Pasirlangu Teridentifikasi

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, menyebutkan bahwa dari 71 kantung jenazah yang telah diperiksa, sebanyak 68 korban berhasil diidentifikasi. Namun, baru 52 orang dipastikan merupakan warga Desa Pasirlangu dari total 80 orang yang dilaporkan hilang.

0 Komentar