JABAR EKSPRES – Hujan deras mengguyur Kampung Cijagra, Desa Cilame, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, sejak Senin sore (2/2).
Debit Sungai Cijagra yang berada tepat di belakang rumah Bu Enok meningkat tajam. Airnya keruh dan mengalir deras, menggerus tepi sungai tanpa ampun.
Tak ada yang menyangka, sore itu menjadi momen perpisahan terakhir seorang ibu dengan keluarganya. Sekitar pukul 16.00 WIB, sesaat setelah azan asar berkumandang, Bu Enok (41) berpamitan kepada anak-anaknya.
Baca Juga:Strategi Gubernur Ahmad Luthfi Turut Sukseskan Program Prioritas Presiden Ramai Soal Reshuffle Kabinet Prabowo Siang Ini, Nama Juda Agung Menguat untuk Posisi Wamenkeu
Ia hendak ke kamar mandi yang berada di lantai bawah rumah dua lantai yang telah mereka tempati selama lebih dari lima tahun. Namun waktu terus berjalan. Lima belas menit berlalu, Bu Enok tak kunjung kembali.
“Adek-adek saya nunggu sekitar 15 menit, tapi mamah engga naik-naik lagi. Pas dicek ke bawah, sudah engga ada siapa-siapa dan bawah nya sudah roboh,” tutur Fikri Kurniawan (19), putra sulung Bu Enok, dengan suara bergetar.
Saat kejadian, lima orang berada di dalam rumah. Fikri sendiri tidak ada di tempat karena sedang bekerja di sebuah warung lobak di kawasan Soreang. Kabar duka itu ia terima dari tetangga.
“Saya dapet info dari tetangga. Katanya rumah kegerus sungai, mamah engga ada,” katanya.
Menurut Fikri, posisi kamar mandi dan dapur rumah mereka memang berada sangat dekat dengan aliran sungai. Sejak lama, bagian tersebut sudah mengalami retakan bahkan berlubang.
Meski sempat ditambal, derasnya arus sungai yang meluap diduga kembali menggerus pondasi bangunan. “WC-nya emang deket sungai. Kayanya kemarin itu kegerus lagi. Mungkin pas diinjek mamah, langsung amblas ke bawah,” ucap Fikri.
Tak ada teriakan, tak terdengar permintaan tolong. Derasnya hujan dan gemuruh sungai menelan segalanya. “Engga ada suara apa-apa. Mungkin ketutup sama derasnya sungai. Soalnya kemarin deras banget,” kata Fikri.
Baca Juga:Layvin Kurzawa, Jawaban Persib di Fase Paling MenentukanDion Markx Jadi Simbol Regenerasi Persib Bandung
Hingga kini, pencarian terhadap Bu Enok masih terus dilakukan. Tim gabungan dari kepolisian, BPBD, SAR, Damkar, serta warga menyusuri aliran Sungai Cijagra dengan harapan menemukan korban.
Sementara itu, rumah yang selama ini menjadi tempat berlindung keluarga kecil tersebut dipastikan sudah tidak aman untuk dihuni.
