16 Body Pack Korban Longsor Pasirlangu Teridentifikasi Bukan Warga Lokal

Petugas gabungan masih mencari korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Bandung Barat. Selasa (3/
Petugas gabungan masih mencari korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Bandung Barat. Selasa (3/2). Dok Jabar Ekspres/Suwitno
0 Komentar

JABAR EKSPRES – 16 body pack korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), dipastikan bukan warga setempat.

Fakta tersebut terungkap berdasarkan hasil identifikasi Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat.

Hingga Selasa (3/2/2026), total 83 body pack berhasil dievakuasi dari lokasi longsor yang melanda Kampung Pasir Kuning, Kampung Pasir Kuda, dan Kampung Babakan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 61 body pack telah berhasil diidentifikasi oleh tim DVI.

Baca Juga:Jumlah Bodypack Melebihi Daftar Pencarian, SAR Temukan Tujuh Korban di Hari ke-10Masuki 2026, De Braga by ARTOTEL Perkuat Konsep Hospitality Berkelanjutan dan Ramah Keluarga

SAR Mission Coordinator (SMC), Ade Dian Permana, menjelaskan bahwa dari 61 body pack yang telah teridentifikasi, hanya 45 korban yang tercantum dalam daftar pencarian (DP) warga Pasirlangu yang sebelumnya diserahkan oleh Incident Commander (IC) kepada Basarnas.

“Dari 61 yang sudah teridentifikasi, sebanyak 45 korban sesuai dengan daftar pencarian. Sisanya, 16 korban tidak tercantum dalam 80 daftar pencarian yang kami terima,” ujar Ade Dian.

Ia mengungkapkan, dua dari 16 korban tersebut diketahui identitasnya, yakni Albiansyah dan Kayla. Keduanya merupakan warga dari kecamatan lain yang saat kejadian tengah berkunjung ke rumah kerabatnya di wilayah terdampak longsor.

“Dua korban itu bukan warga setempat. Mereka sedang bertamu ke kerabatnya yang menjadi korban longsor,” katanya.

Sementara itu, 14 korban lainnya juga berhasil diidentifikasi oleh tim DVI. Namun, identitas ke 14 korban tersebut belum dapat dipublikasikan. Ade Dian menegaskan, nama-nama korban tersebut tidak tercantum dalam daftar 80 warga yang dilaporkan hilang akibat bencana.

Menurut Ade Dian, hingga saat ini Basarnas hanya menerima data 80 orang dalam daftar pencarian dari Incident Commander. Karena itu, seluruh proses pencarian dan pencocokan data korban mengacu pada daftar tersebut serta hasil identifikasi resmi dari tim DVI.

“Incident Commander hanya menyerahkan data 80 daftar pencarian. Di luar itu tidak ada data yang kami terima. Kami mengacu pada data tersebut dan hasil identifikasi DVI,” ucapnya.

Baca Juga:SDN 035 Soka dan SDN 036 Ujungberung jadi Juara di MilkLife Soccer Challenge Bandung Seri 2 2025 – 2026English 1 Resmi Membuka Center Baru di Bandung Summarecon

Diketahui, longsor yang bersumber dari lereng Gunung Burangrang pada Sabtu (24/1/2026) lalu menerjang tiga kampung di Desa Pasirlangu. Hingga kini, proses identifikasi terhadap sisa body pack yang telah dievakuasi masih terus berlangsung. (Wit)

0 Komentar