Update Longsor Cisarua: Tim DVI Polda Jabar Terima 79 Kantong Jenazah, 58 Teridentifikasi

Update Longsor Cisarua: Tim DVI Polda Jabar Terima 79 Kantong Jenazah, 58 Teridentifikasi
Tim SAR gabungan membawa jenazah korban tanah longsor di Posko DVI, Pasirlangu, Kabupaten Bandung Barat. Foto: Dimas Rachmatsyah/ Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat (Jabar) telah menerima sebanyak 79 kantong Jenazah korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

Jumlah kantong jenazah korban longsor yang terjadi pada Sabtu (24/1) lalu itu, disampaikan Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan saat ditemui di Mapolda Jabar, Senin (2/2/2026).

“Rekan-rekan dari Pos DVI pada pagi ini (telah) merilis pembaruan sekitar pukul 11.30 WIB. Dari laporan sebelumnya, jumlah kantong jenazah yang masuk tercatat 76, kemudian bertambah tiga sehingga total saat ini menjadi 79 kantong jenazah (yang diterima),” katanya.

Baca Juga:Hari Kesepuluh Pencarian Longsor Pasirlangu, Tim SAR Temukan Dua BodypackPembusukan Jenazah Jadi Kendala, DVI Polda Jabar Masih Identifikasi 17 Korban Longsor Pasirlangu

Dari 79 kantong jenazah yang diterima tim DVI, Hendra mengatakan 58 diantaranya telah teridentifikasi. Sementara 21 kantong jenazah lainya masih terus dilakukan proses identifikasi.

“Dari jumlah tersebut, dua kantong jenazah diketahui merupakan bagian tubuh yang setelah digabung teridentifikasi sebagai satu jenazah, sehingga terjadi pengurangan. Selain itu, terdapat satu kantong jenazah berisi bagian paha dan kaki yang berdasarkan pemeriksaan tim forensik merupakan korban lama dari pemakaman keluarga di sekitar lokasi,” ungkapnya.

“Sisanya, sebanyak 16 kantong jenazah saat ini berada di RSUD Cibabat dan Sartika Asih untuk dilakukan pencarian data postmortem berupa DNA pembanding. Kemudian, tiga lainnya masih berada dalam proses postmortem, dilakukan identifikasi awal serta pembersihan. Setelah itu akan dibandingkan dengan data antemortem,” tambahnya.

Hendra menuturkan, pihaknya akan terus berupaya melakukan identifikasi kepada para korban longsor khususnya yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

“Biasanya pada sore hari tim DVI Polda Jawa Barat akan melakukan rekonsiliasi antara hasil pemeriksaan postmortem dan antemortem. Setelah itu, identitas korban akan diumumkan kepada publik,” pungkasnya. (San)

0 Komentar