JPO Tagog Kembali Difungsikan, Penyeberangan di Jalan Amir Mahmud Kini Lebih Aman

Kondisi JPO Tagog Cimahi sesudah direnovasi menjadi gaya lebih modern (mong)
Kondisi JPO Tagog Cimahi sesudah direnovasi menjadi gaya lebih modern (mong)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tagog di Jalan Amir Mahmud, Kota Cimahi, kembali difungsikan setelah menjalani perbaikan menyeluruh. Sebelumnya, kondisi jembatan tersebut dinilai tidak layak dan berpotensi membahayakan keselamatan pejalan kaki.

Perbaikan JPO Tagog meliputi penguatan struktur utama, penggantian plat lantai, serta penataan ulang tangga agar lebih aman dan nyaman digunakan. Jembatan ini juga dilengkapi dengan sistem pencahayaan yang lebih baik untuk meningkatkan keamanan, khususnya pada malam hari, serta tambahan ornamen bernuansa modern guna mempercantik tampilan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi, Endang, memastikan bahwa JPO Tagog sudah mulai digunakan kembali sejak pekan ini.

Baca Juga:SDN 035 Soka dan SDN 036 Ujungberung jadi Juara di MilkLife Soccer Challenge Bandung Seri 2 2025 – 2026English 1 Resmi Membuka Center Baru di Bandung Summarecon

“JPO sudah bisa digunakan mulai minggu ini. Masyarakat dapat menyeberang dengan lebih aman dan lancar,” ujar Endang saat dikonfirmasi, Senin (2/2/2026).

Endang menjelaskan, perbaikan JPO Tagog tidak menggunakan anggaran pemerintah daerah, melainkan dibiayai oleh pihak swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

“Kami mengapresiasi dukungan pihak swasta karena fasilitas penyeberangan ini kini kembali bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” katanya.

Ia juga mengimbau warga untuk ikut menjaga fasilitas umum yang telah diperbaiki agar dapat digunakan dalam jangka panjang.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, menyebut JPO Tagog memiliki fungsi vital sebagai sarana penyeberangan, terutama bagi pelajar dan warga yang beraktivitas di sekitar Jalan Amir Mahmud.

Menurutnya, usia JPO Tagog yang telah lebih dari 30 tahun membuat kualitas strukturnya menurun drastis. Jembatan tersebut dibangun sebelum Kota Cimahi berdiri sebagai daerah otonom.

“Strukturnya sudah mengalami kerusakan akibat usia. Karena itu dilakukan penggantian dengan struktur baru yang lebih kokoh menggunakan plat baja,” jelasnya.

Baca Juga:Gubernur Ahmad Luthfi Minta Percepat Pemulihan Pascabencana di PemalangRutin Konsumsi Alpukat? Khasiatnya Gak Main-main!

Selain struktur utama, fasilitas pendukung seperti tangga dan lantai juga diperbaiki. Penataan ulang dilakukan untuk mengurangi risiko licin dan meningkatkan kenyamanan, khususnya bagi anak-anak dan lansia.

“Penyesuaian kemiringan dan ketinggian tangga dilakukan agar lebih aman digunakan,” pungkasnya.

0 Komentar