Banjir Berulang Tanpa Solusi, Petani Pangandaran Terancam Gagal Tanam

Area pesawahan di Kecamatan Padaherang kembali terendam banjir. Warga menuntut penangan serius dari pemerintah
Area pesawahan di Kecamatan Padaherang kembali terendam banjir. Warga menuntut penangan serius dari pemerintah setempat. (Cecep Herdi/Jabar Ekspres)
0 Komentar

“Harus dicek lagi dan ditangani secara serius. Evaluasi menyeluruh sangat dibutuhkan supaya banjir tidak terus berulang dan merugikan masyarakat,” katanya.

Banjir yang berulang ini tentu membawa dampak kerugian material yang tidak kecil. Petani mengalami gagal tanam atau tertundanya masa tanam yang berimbas pada pendapatan mereka.

Sementara itu, warga yang rumahnya tergenang harus berhadapan dengan kerusakan furniture, potensi penyakit, dan ketidaknyamanan hidup sehari-hari. Situasi ini memperparah beban ekonomi masyarakat di tengah tantangan hidup yang sudah ada.

Baca Juga:Ramai Soal Reshuffle Kabinet Prabowo Siang Ini, Nama Juda Agung Menguat untuk Posisi WamenkeuLayvin Kurzawa, Jawaban Persib di Fase Paling Menentukan

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak BBWS Citanduy atau pemerintah daerah setempat terkait keluhan warga dan rencana tindak lanjut penanganan genangan di Desa Paledah. (CEP)

0 Komentar