Untuk tenor 12 bulan, cicilan per bulan berada di kisaran Rp4,3 juta hingga Rp4,4 juta. Jika dihitung per hari, cicilan mencapai sekitar Rp145 ribu. Skema ini cocok untuk usaha dengan perputaran uang cepat seperti perdagangan harian, kuliner, atau usaha jasa yang stabil.
Pada tenor 24 bulan, cicilan per bulan turun menjadi sekitar Rp2,2 juta. Artinya, cicilan per hari berkisar Rp70–75 ribu. Tenor ini banyak dipilih UMKM yang ingin menjaga arus kas tetap longgar.
Jika memilih tenor 36 bulan, cicilan per bulan berada di kisaran Rp1,5 juta, atau sekitar Rp50 ribu per hari. Untuk tenor 48 bulan, cicilan harian bisa turun hingga Rp40 ribuan. Sementara tenor terpanjang, yakni 60 bulan, cicilan per hari bisa berada di kisaran Rp30 ribu saja.
Baca Juga:Xiaomi Resmi Umumkan Redmi Turbo 5, HP Flagship Killer Performa Tinggi dan Baterai Jumbo! Segini Harganya!Tabel KUR BRI 2026 Terbaru Pinjaman 100 Juta untuk UMKM Perintis, Angsuran Ringan? Cek di Sini!
Angka tersebut merupakan estimasi berdasarkan bunga KUR yang berlaku dan bisa berbeda tergantung kebijakan bank serta hasil penilaian kredit. Namun, gambaran ini cukup membantu pelaku usaha dalam menentukan skema cicilan yang paling sesuai.
Kenapa Cicilan Harian Jadi Pertimbangan Penting?
Banyak UMKM lebih nyaman menghitung cicilan secara harian dibandingkan bulanan. Hal ini karena sebagian besar usaha kecil memiliki pemasukan harian, bukan bulanan. Dengan mengetahui cicilan per hari, pelaku usaha bisa langsung menyesuaikan dengan omzet dan keuntungan bersih.
Cicilan harian yang ringan juga membantu pelaku usaha menghindari tekanan finansial. Alih-alih merasa terbebani oleh angka jutaan per bulan, cicilan puluhan ribu per hari terasa lebih realistis dan mudah dikelola.
Syarat Pinjam Rp50 Juta di KUR Mandiri 2026
Sebelum mengajukan pinjam Rp50 juta di KUR Mandiri 2026, ada beberapa syarat umum yang perlu dipenuhi. Pemohon harus WNI, memiliki KTP dan Kartu Keluarga, serta memiliki usaha aktif minimal enam bulan.
Selain itu, pelaku usaha perlu menyiapkan surat keterangan usaha atau Nomor Induk Berusaha (NIB). Rekening Bank Mandiri juga menjadi salah satu faktor pendukung untuk memperlancar proses administrasi. Yang tidak kalah penting, pemohon tidak sedang memiliki riwayat kredit bermasalah.
