Demi PAD, Bank BJB Ditarget Laba Rp 2,2 Triliun

Demi PAD, Bank BJB Ditarget Laba Rp 2,2 Triliun
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (dok Humas)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Gubernur Jabar Dedi Mulyadi pasang target tidak kaleng-kaleng untuk Bank BJB. Selain menekankan efisiensi, ia menargetkan Bank BJB bisa mencetak laba Rp 2,2 triliun pada 2026.

Dedi Mulyadi menguraikan, target tersebut sudah menjadi keharusan karena Bank BJB andalan Jawa Barat yang menjadi bagian dalam mendongkrak pendapatan daerah di tengah tekanan fiskal.

“Laba harus tembus Rp 2,2 triliun, sudah tak bisa ditawar,” katanya, Jumat (23/1).

Baca Juga:Tancap Gas! Indonesia Manfaatkan WEF Davos 2026 untuk Perkuat Posisi di Mata Investor Global Reformasi Tata Kelola, Dedi Mulyadi akan Pangkas Puluhan BUMD Jabar Jadi Satu Holding 

Mantan Bupati Purwakarta itu melanjutkan, capaian laba agar Bank BJB dapat memberikan deviden hingga Rp400 miliar, sebuah angka yang cukup baik untuk pendapatan daerah.

Hal yang sama juga ditegaskan oleh Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Barat Darwisman. Menurutnya, apabila ditarget untuk memberi deviden Rp400 miliar, tahun ini Bank BJB harus mampu meraup laba bersih diatas Rp2,2 triliun.

Bagi Darwisman, target itu bukanlah mustahil. Jika melihat kinerja beberapa tahun kebelakang, deviden sebesar Rp400 miliar yang diinginkan gubernur seharusnya dapat dicapai.

“Misal di 2023, laba Bank BJB sudah mencapai Rp1,8 triliun, namun kembali turun. Jadi bukan mustahil,” cetusnya.

Darwisman menyarankan Bank BJB untuk melakukan efesiensi lebih tajam, termasuk bekerja keras dalam penetrasi kredit.

Lalu yang tak kalah penting adalah mengawasinya agar tidak terjadi kecurangan. Jika kredit dapat tumbuh hingga 12 persen dan mampu melalukan efesiensi hingga Rp1,4 triliun, maka laba bank bjb diprediksi dapat mencapai Rp2,58 triliun.

Sementara itu Plt Dirut bank bjb Ayi Subarna menyebutkan hingga 31 Desember 2025, Bank BJB meraih laba bersih senilai Rp1,09 triliun dengan aset perusahaan mencapai Rp181 triliun.

Baca Juga:Dorong Kemandirian Energi, Menteri ESDM Setop Impor untuk SPBU Swasta di 2026 Program Diskon Nasional Perkuat UMKM, Transaksi Lampaui Target Tembus Rp122,28 Triliun 

“Kami berkomitmen dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Jawa Barat dan program daerah dengan tentunya memegang prinsip kehati-hatian,” cetusnya. (son)

0 Komentar