JABAR EKSPRES – Memasuki tahun 2026, KUR BRI kembali muncul untuk menjadi penolong bagi para pelaku usaha yang sedang sekarat modal.
KUR BRI 2026 ini tentu hadir sebagai solusi konkret bagi pelaku usaha pemula, terutama dalam hal ini adalah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Perlu diketahui pula bahwa program KUR BRI 2026 ini merupakan rancangan khusus dari pemerintah untuk bisa menjangkau pengusaha rumahan atau rintisan.
Baca Juga:Ini Daftar Matic Honda yang Paling Sering 'Mampir' ke SPBU, Masih Mau Beli?Persib Bandung Dikaitkan dengan Pemain Eks Valencia dan AC Milan, Gantikan Posisi Wiliam Marcilio?
Dengan bunga yang jauh di bawah pinjaman komersial, KUR Super Mikro adalah “batu loncatan” terbaik agar bisnis kalian bisa lebih naik kelas.
Mengapa Memilih KUR Super Mikro di Tahun 2026?
Berbeda dengan jenis pinjaman lainnya, KUR Super Mikro memiliki keunggulan yang sangat berpihak pada pelaku usaha kecil:
- Suku Bunga Super Rendah: Hanya 3% per tahun. Angka ini jauh lebih kecil dibanding KUR Mikro (6%).
- Tanpa Agunan: Tidak perlu menyerahkan sertifikat tanah atau BPKB kendaraan. Jaminan utamanya adalah kelayakan usaha itu sendiri.
- Tanpa Biaya Tambahan: Bebas biaya administrasi dan provisi, sehingga dana yang cair diterima lebih utuh.
- Proses Cepat: Terintegrasi secara digital, membuat proses verifikasi menjadi lebih efisien bagi warga Jabar yang sibuk.
Tabel Angsuran KUR BRI Super Mikro
Berikut ini adalah estimasi tabel angsuran KUR BRI Super Mikro yang telah disesuaikan dengan suku bunga cicilan sebesar 3% per tahun, berbeda dengan mikro dan kecil yang memiliki suku bunga 6%.
Plafon Rp1 Juta
Tenor 12 bulan: Rp86.006
Tenor 18 bulan: Rp58.232
Tenor 24 bulan: Rp44.321
Tenor 36 bulan: Rp30.422
Tenor 48 bulan: Rp23.485
Tenor 60 bulan: Rp19.333
Plafon Rp2 Juta
Tenor 12 bulan: Rp172.133
Tenor 18 bulan: Rp116.463
Tenor 24 bulan: Rp88.641
Tenor 36 bulan: Rp60.844
Tenor 48 bulan: Rp46.970
Tenor 60 bulan: Rp38.666
Plafon Rp3 Juta
Tenor 12 bulan: Rp258.199
Tenor 18 bulan: Rp174.695
Tenor 24 bulan: Rp132.962
Tenor 36 bulan: Rp91.266
Tenor 48 bulan: Rp70.455
Tenor 60 bulan: Rp57.998
Plafon Rp4 juta
Tenor 12 bulan: Rp344.266
Tenor 18 bulan: Rp232.927
Tenor 24 bulan: Rp177.282
Tenor 36 bulan: Rp121.688
Tenor 48 bulan: Rp93.940
Tenor 60 bulan: Rp77.331
Plafon Rp5 juta
Tenor 12 bulan: Rp430.332
Tenor 18 bulan: Rp291.159
