Dari Bengkel Sepatu Tanimulya, Syahnaz Sadiqah Dorong UMKM Naik Kelas

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Bandung Barat, Syahnaz Sadiqah
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Bandung Barat, Syahnaz Sadiqah saat mengunjungi sentra perajin sepatu lokal ADS Shoes di Desa Tanimulya, Kecamatan Ngamprah. Dok Jabar Ekspres/Suwitno
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Di balik deru mesin jahit dan tumpukan bahan sepatu, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Bandung Barat, Syahnaz Sadiqah, menaruh perhatian besar pada potensi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Perhatian tersebut ditunjukkan Syahnaz saat mengunjungi sentra perajin sepatu lokal ADS Shoes di Desa Tanimulya, Kecamatan Ngamprah.

Kunjungan ini dilakukan untuk melihat langsung proses produksi sekaligus mendengarkan kebutuhan para pelaku UMKM agar usaha yang dijalankan dapat berkembang lebih optimal.

Baca Juga:Persib Hampir Full Team, Maung Bandung Siap Menggila di El Clasico IndonesiaBukan Sekadar Tiga Poin, Marc Klok Tegaskan Duel Persib vs Persija Soal Harga Diri Kota

Syahnaz mengatakan, UMKM memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian daerah. Namun, masih banyak pelaku usaha yang belum tersentuh program pemerintah karena belum terdata secara resmi.

“Banyak pelaku UMKM yang sebenarnya sudah berjalan dan produknya berkualitas, tetapi belum terdaftar. Ini menjadi perhatian kami agar mereka bisa masuk dalam sistem dan memperoleh dukungan yang dibutuhkan,” ujarnya.

Menurut Syahnaz, pendataan dan pembinaan menjadi langkah awal yang penting agar pelaku UMKM dapat memperoleh pendampingan berkelanjutan, mulai dari peningkatan kualitas produk hingga akses terhadap berbagai program pengembangan usaha.

“Dengan pendataan yang baik, pelaku UMKM dapat memperoleh pembinaan, pelatihan, dan akses program yang mendukung aktivitas perekonomian mereka,” katanya.

Ia menegaskan, dukungan yang konsisten dari pemerintah daerah bersama TP PKK dan berbagai pihak diharapkan mampu memperkuat daya saing UMKM lokal.

“Ketika UMKM tumbuh dan berkembang, dampaknya tidak hanya pada peningkatan ekonomi lokal, tetapi juga membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung Barat,” pungkasnya. (Diskominfotik KBB)

0 Komentar