Tetap Wajibkan BBM Campur Etanol Meski Tuai Pro Kontra, Bahlil: Paling Lambat 2028

Tetap Wajibkan BBM Campur Etanol Meski Tuai Pro Kontra, Bahlil: Paling Lambat 2028
Ilustrasi pengisian BBM yang mengandung etanol di sebuah stasiun pengisian bahan bakar. Foto: Pixabay
0 Komentar

Wakil Menteri (Wamen) Investasi dan Hilirisasi Todotua Pasaribu menyampaikan perusahaan otomotif dunia asal Jepang, Toyota, mengambil peluang investasi dengan memenuhi kebutuhan bioetanol Indonesia, mengingat kebijakan mandatori pencampuran 10 persen (E10) ke BBM segera diterapkan.

0 Komentar