“Karena pasti Bapak Presiden juga sudah memberikan kepada kami untuk hadir dalam melihat persoalan-persoalan yang dihadapi oleh rakyat kita,” ujar Bahlil.
Di luar kebijakan tarif listrik, Kementerian ESDM juga memprioritaskan pemulihan infrastruktur energi. Hingga kini, masih terdapat sekitar 150 desa yang membutuhkan perbaikan menyeluruh jaringan listrik akibat kerusakan pascabencana.
“Kami kirim seribu genset kepada saudara-saudara kita di sana, karena masih ada infrastruktur darat tegangan rendah yang belum selesai. Masih ada kurang lebih sekitar 150 desa yang harus kita selesaikan,” kata Bahlil.
Baca Juga:Wamenaker Sebut Dukungan Pemda Penting dalam Kebijakan Penetapan Upah Perkuat Industri Tekstil Nasional, Pemerintah Tetapkan Bea Masuk Impor Produk Kain Tenunan
Meski layanan energi seperti BBM dan LPG secara umum mulai pulih, pemerintah mengakui masih ada beberapa kabupaten yang membutuhkan upaya ekstra dalam pemulihan infrastruktur secara menyeluruh.
