JABAR EKSPRES – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kabupaten Bogor mengajak perusahaan dan toko untuk memasang Internet of Things (IoT).
IoT merupakan sistem yang dirancang untuk mendeteksi dan mencegah kebakaran. Diketahui, sistem tersebut memiliki sensor untuk memantau kondisi lingkungan seperti asap, suhu, dan kelembapan.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Yudi Santosa menjelaskan, pengembangan Simpadampro akan dipadukan dengan IoT para pengusaha.
Baca Juga:Berbasis Aplikasi Digital, Damkar Kabupaten Bogor Percepat Penanganan Kebakaran Lewat SimpadamproBupati Bogor Beri Pesan untuk Damkar, Soroti Response Time dan Semangat Pengabdian
“Jadi kalau misalnya sekarang ada panas yang lebih dari biasanya, dari lingkungan itu, terdeteksi oleh IoT itu, kita akan terkoneksi dengan aplikasi kita,” jelas Yudi saat ditemui, Jumat (9/1/2026).
Setelah perusahaan memasang IoT, dan terjadi perubahan suhu yang drastis akan memunculkan ikon berwarna merah pada layar Command Center yang berada di Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.
“Nah teman-teman yang di command center akan kemudian menelepon ke sektor terdekat, atau menelepon kalau ada yang langsung dengan di lokasi, kita pastikan, cek apakah itu kebakaran atau bukan,” kata dia. “Jadi kadang-kadang kemungkinan ke depan itu, yang lebih duluan tahu kita bahwa disitu ada potensi kebakaran,” sambungnya.
Sebelumnya, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor memiliki aplikasi Simpadampro untuk meningkatkan response time.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Yudi Santosa menjelaskan, adanya Simpadampro berguna agar para anggota dalam menangani kebakaran maupun penyelamatan dengan tindakan yang tersistematis.
“Terukur dari sisi waktu, terukur dari sisi strategi untuk memadamkan api dan menyelamatkan korban-korban. Jadi semuanya itu ada di aplikasi,” jelas Yudi saat ditemui, Jumat.
Pada Simpadampro, keberangkatan anggota yang menangani kebakaran maupun penyelamatan akan ditampilkan pada layar secara realtime.
Baca Juga:Polres Bogor Tetap Prioritaskan Ambulans dan Damkar di Jalur Puncak saat CFNSatu Rumah di Kebon Pedes Bogor Terbakar, Enam Unit Damkar Diterjunkan
Selain itu, Command Center yang berada di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan dapat berkomunikasi dengan anggota.
Lalu, pemantau Simpadampro dapat melakukan pemantauan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan terkoneksi kamera 360 derajat yang ada pada helm anggota.
“Jadi ketika pasukan itu sedang melakukan pemadaman, baik ketika berangkat maupun sampai mereka melakukan action, itu semua terkoordinasi, terkendali dari pusat komando ini,” ujarnya.
