Trase Baru Cipatat-Padalarang, Kereta Tak Lagi Lewat Stasiun Tagogapu

Ilustrasi: Kereta Api Indonesia
Ilustrasi: Kereta Api Indonesia. Dok Pixabay
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Jalur kereta api Cipatat-Padalarang di Kabupaten Bandung Barat (KBB) dipastikan akan mengalami perubahan lintasan.

Pemerintah memutuskan tidak akan menggunakan jalur lama, yakni lintasan Stasiun Tagogapu karena dinilai memiliki kontur tanah terlalu ekstrem dan rawan bencana.

Sebagai gantinya, akses kereta dari Cipatat menuju Padalarang akan dialihkan ke jalur rel Padalarang-Purwakarta melalui Stasiun Sasaksaat. Opsi ini dipilih untuk meningkatkan aspek keselamatan sekaligus mendukung kelancaran rencana reaktivasi jalur tersebut.

Baca Juga:Tiket Persib vs Persija Ludes Dalam Hitungan Jam, The Jakmania Dilarang Datang!Julio Cesar Bicara Ambisi Besar Persib, Juara Lagi dan Melangkah Jauh di ACL 2

Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung Barat membenarkan adanya pengalihan trase Cipatat-Padalarang tersebut. Bahkan, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) disebut telah meninjau langsung lokasi lahan yang akan digunakan untuk pembangunan jalur rel baru di wilayah Kecamatan Cipatat.

“Betul kami telah meninjau lokasi lahan yang akan dipakai rel baru. Jadi rencananya akan menggunakan trek baru karena trek lama itu rawan dari sisi kecuraman kontur tanah dan rawan bencana,” kata Kepala Dishub Bandung Barat Mochamad Ridwan Evi saat dikonfirmasi, Rabu (7/1/2026).

Berdasarkan penelusuran, Kemenhub sebelumnya telah melakukan lelang proyek Detail Engineering Design (DED) Jalur dan Jembatan Kereta Api Lintas Cipatat-Padalarang pada 14 Februari 2023. Proyek dengan pagu anggaran sekitar Rp3,8 miliar tersebut dimenangkan oleh PT Scalarindo Utama Consult.

Dalam dokumen yang tercantum di laman LPSE, trase baru Cipatat-Padalarang direncanakan dilengkapi satu terowongan sepanjang 300 meter serta dua jembatan dengan panjang masing-masing sekitar 50 meter.

Rel kereta dari Cipatat menuju Padalarang nantinya akan dibelokkan ke arah utara hingga terhubung dengan jalur Padalarang-Karawang, tepatnya di Stasiun Sasaksaat, Desa Sumurbandung, Kecamatan Cipatat.

Dengan skema tersebut, kereta api dari arah Cianjur dan Cipatat yang hendak menuju Padalarang atau Bandung tidak lagi melewati Stasiun Tagogapu, melainkan memutar melalui Stasiun Sasaksaat, kemudian bergerak ke timur menuju Stasiun Cileme sebelum tiba di Padalarang.

“Saat kami meninjau dengan tim dari Kemenhub diperkirakan ada beberapa jembatan yang dibangun dan 1 terowongan yang cukup panjang di jalur baru ini. Jadi lewat Sasaksaat,” jelas Ridwan.

Baca Juga:Tutupi 2025 dengan Syukur dan Kemanusiaan, Dirut BSI Pimpin Doa Akhir Tahun dari AcehPersib Perkuat Skuad, 1 Asing 2 Lokal Bakal Datang!

Ia menambahkan, Dishub Bandung Barat akan mendukung penuh rencana pembangunan trase Cipatat-Padalarang, terutama dari sisi daya dukung penumpang dan pengamanan perlintasan sebidang.

0 Komentar