Tips Aman Berkendara di Tengah Hujan Deras, Tetap #Cari_Aman di Jalan Raya

Tips Aman Berkendara di Tengah Hujan Deras, Tetap #Cari_Aman di Jalan Raya
Tips Aman Berkendara di Tengah Hujan Deras, Tetap #Cari_Aman di Jalan Raya
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Saat musim hujan, setiap pengendara dituntut untuk lebih waspada dan berhati-hati saat berada di jalan raya, terutama saat menggunakan sepeda motor.

Jalanan licin tidak hanya berbahaya setelah hujan membasahi aspal, tetapi justru kondisi paling berisiko terjadi saat hujan baru mulai turun, ketika campuran air dan kotoran di jalan membuat permukaan menjadi licin.

Safety Riding Development Section Head PT Daya Adicipta Motora, Ludhy Kusuma, menjelaskan, “Berkendara di bawah guyuran hujan deras merupakan tantangan serius dan berisiko tinggi. Visibilitas yang menurun drastis serta kondisi jalan yang licin menuntut kewaspadaan ekstra. Oleh karena itu, sangat disarankan bagi pengendara untuk menepi dan beristirahat di tempat yang aman hingga kondisi memungkinkan.”

Baca Juga:Telkom Bergerak Salurkan Bantuan dan Kegiatan Bakti Sosial untuk Pemulihan Sarana Umum di AcehTelkom Bergerak Salurkan Bantuan dan Kegiatan Bakti Sosial untuk Pemulihan Sarana Umum di Aceh

Namun, jika terpaksa harus melanjutkan perjalanan karena tuntutan waktu atau alasan tertentu, berikut beberapa tips penting agar tetap #Cari_aman dan menjaga keselamatan diri serta pengguna jalan lainnya:

1. Prioritaskan Visibilitas

Pastikan dapat melihat dengan jelas dan mudah terlihat oleh pengendara lain.

Nyalakan lampu utama (bukan hanya lampu senja) agar sepeda motor lebih mudah dikenali.

Perlu diingat, meskipun sepeda motor dilengkapi lampu hazard, fitur tersebut tidak digunakan saat berkendara.

Lampu hazard hanya diperuntukkan dalam kondisi darurat atau saat kendaraan berhenti.

2. Kurangi Kecepatan dan Jaga Jarak Aman

Air hujan dapat mengurangi daya cengkram ban dan memperpanjang jarak pengereman.

Oleh sebab itu, turunkan kecepatan jauh di bawah kondisi normal.

Semakin pelan berkendara, semakin besar waktu yang dimiliki untuk bereaksi terhadap situasi tak terduga.

Baca Juga:BRI Kembali Raih Resertifikasi ISO 29119, Menjadi Bank Pertama di Indonesia Bersertifikasi TMMi Level 3Registrasi SNPMB 2026 Segera Dibuka! Jangan Salah, Ini Daftar Dokumen Wajib yang Harus Disiapkan

Selain itu, lipatgandakan jarak aman dengan kendaraan di depan idealnya dua kali lebih jauh dibandingkan kondisi kering.

3. Waspadai Risiko Aquaplaning

Aquaplaning terjadi saat ban kehilangan kontak dengan permukaan jalan akibat lapisan air, sehingga kendaraan terasa melayang dan sulit dikendalikan.

Jika hal ini terjadi, tetap tenang dan hindari pengereman mendadak.

Kurangi kecepatan secara perlahan dan jaga kemudi tetap lurus hingga traksi ban kembali normal.

4. Hindari Genangan Air yang Tidak Diketahui Kedalamannya

Genangan air dapat menutupi lubang atau benda berbahaya di jalan.

0 Komentar