Adi menambahkan, tingginya arus kunjungan wisatawan ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi pemerintah daerah. Di satu sisi, peningkatan kunjungan berdampak positif terhadap perputaran ekonomi, khususnya sektor pariwisata, perhotelan, kuliner, dan usaha mikro kecil menengah (UMKM). Namun di sisi lain, pemerintah juga harus memastikan kenyamanan, keamanan, serta kelancaran aktivitas wisata selama periode liburan.
Pemerintah Kota Bandung melalui Disbudpar bersama perangkat daerah terkait terus melakukan koordinasi untuk menjaga kualitas layanan wisata, mengantisipasi kepadatan di sejumlah destinasi favorit, serta memastikan wisatawan dapat menikmati liburan dengan aman dan nyaman hingga akhir masa libur Nataru. (Dam)
