JABAR EKSPRES – Sepanjang 2025, Kepolisian Resor Cimahi menghadapi dua tantangan yang berjalan beriringan, meningkatnya gangguan keamanan dan tuntutan publik atas pelayanan yang transparan serta profesional.
Di tengah kenaikan angka kriminalitas, kepolisian mencatat sejumlah capaian institusional dan inovasi pelayanan publik yang diklaim sebagai bagian dari upaya menjaga kepercayaan masyarakat.
Dalam rilis akhir tahun, Kapolres Cimahi AKBP Niko Nurallah Adi Putra mengungkapkan, Polres Cimahi meraih peringkat ketiga terbaik nasional dalam Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik dari Ombudsman RI dengan nilai 95,13.
Baca Juga:Relawan PNM Kembali Turun Langsung Salurkan Bantuan dan Kuatkan Korban BencanaDe Braga by ARTOTEL Resmi Perkenalkan General Manager Baru dan Raih Sertifikasi GSTC
Selain itu, institusinya memperoleh nilai sempurna Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran 2024 dari Kapolri, penghargaan Kakorlantas Polri untuk kinerja Satuan Lalu Lintas, serta Anugerah Figur Akselerator Kemajuan dari DetikJabar Awards.
Menurut Niko, capaian tersebut tidak terlepas dari upaya pembaruan sistem layanan kepolisian. Salah satunya melalui peluncuran kanal pengaduan digital ‘Lapor Pak Kapolres’, yang memungkinkan masyarakat menyampaikan laporan dan keluhan secara langsung tanpa harus datang ke kantor polisi.
“Inovasi ini kami dorong agar komunikasi dengan masyarakat lebih terbuka dan responsif,” kata Niko baru-baru ini.
Polres Cimahi juga mengaitkan perannya dengan agenda nasional. Dalam mendukung program Asta Cita Presiden, kepolisian menjalankan program Pekarangan Pangan Bergizi di seluruh Polsek serta memanfaatkan lahan produktif seluas 15 hektare di wilayah Cipeundeuy dan Cipatat.
Di sisi lain, institusi ini semakin aktif menggunakan media sosial sebagai sarana komunikasi publik. Sepanjang 2025, akun Instagram Polres Cimahi mencatat 52.572 unggahan, disusul Facebook sebanyak 15.853 konten dan TikTok 10.781 konten.
Menurut Niko, media sosial dimanfaatkan untuk menyampaikan informasi secara cepat, transparan, dan akurat.
Namun, capaian tersebut berjalan beriringan dengan realitas keamanan yang kian menantang. Data Polres Cimahi menunjukkan, jumlah tindak pidana sepanjang 2025 mencapai 2.656 kasus, meningkat 10,57 persen dibandingkan 2024 yang tercatat sebanyak 2.402 kasus.
Baca Juga:20 Delegasi Internasional Hadir di Bandung, JCI Dorong Kolaborasi Bisnis BerkelanjutanGelar CSR di Cimanggung, PT MBK Ventura Ajak Kelola Keuangan dan Peduli LingkunganÂ
Kenaikan ini menandai tekanan serius terhadap stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Cimahi.
Meski demikian, kepolisian mengklaim terjadi peningkatan signifikan dalam penyelesaian perkara. Pada 2024, jumlah kasus yang berhasil dituntaskan sebanyak 1.251 perkara. Angka tersebut melonjak menjadi 1.690 perkara pada 2025 atau naik 35,09 persen.
