“Dengan lokasi yang mudah dijangkau, masyarakat tidak perlu datang ke kantor pemerintahan yang jauh atau sulit diakses,” katanya.
Rudy juga menepis anggapan bahwa berkantor di mal akan menurunkan profesionalisme aparatur sipil negara. Justru sebaliknya, aparatur dituntut bekerja lebih cepat dan responsif.
“Berkantor di mal bukan untuk berjalan-jalan. Pemerintah harus melayani masyarakat dengan lebih cepat dan responsif,” pungkasnya.
