JABAR EKSPRES – Masyarakat Bogor Barat dan Bogor Timur akan semakin mudah mengakses layanan pemerintahan.
Sebab, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor merencanakan pembangunan Mall Pelayanan Publik (MPP) di dua wilayah tersebut, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan mendukung UMKM.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyebutkan bahwa dengan jumlah penduduk Kabupaten Bogor yang telah melampaui 6 juta jiwa serta wilayah yang sangat luas, pelayanan publik tidak lagi efektif jika hanya terpusat di Cibinong sebagai ibu kota kabupaten.
Baca Juga:Julio Cesar Bicara Ambisi Besar Persib, Juara Lagi dan Melangkah Jauh di ACL 2Tutupi 2025 dengan Syukur dan Kemanusiaan, Dirut BSI Pimpin Doa Akhir Tahun dari Aceh
“Pelayanan harus mendekat ke masyarakat. Warga di wilayah barat dan timur tidak boleh selalu dibebani jarak dan waktu untuk mengurus layanan ke Cibinong,” tegasnya.
Ia menjelaskan bahwa pembangunan MPP di Bogor Barat dan Bogor Timur tidak hanya bertujuan menghadirkan layanan pemerintahan yang mudah diakses, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi daerah. Kehadiran MPP diharapkan dapat mendukung UMKM sekaligus mendorong tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru.
“Keberadaan Mal Pelayanan Publik bukan hanya soal pelayanan administrasi, tapi juga bagaimana pemerintah ikut menggerakkan ekonomi wilayah,” ujarnya.Rudy menambahkan, rencana pembangunan dua MPP tersebut akan mulai dibahas bersama DPRD Kabupaten Bogor pada tahun 2027.
Jika berjalan sesuai rencana, masyarakat di wilayah barat dan timur ditargetkan dapat menikmati layanan publik yang lebih dekat pada tahun 2028.
Dengan konsep terintegrasi, MPP akan menghadirkan berbagai layanan pemerintahan dalam satu lokasi, mulai dari perizinan, administrasi kependudukan, hingga layanan dinas lainnya.
“Inilah konsep pelayanan publik ke depan. Terintegrasi, cepat, dan dekat dengan masyarakat,” kata Rudy.
Sebagai langkah awal, Pemkab Bogor saat ini telah menghadirkan sejumlah layanan perangkat daerah di ruang-ruang publik, termasuk pusat perbelanjaan.
Baca Juga:Persib Perkuat Skuad, 1 Asing 2 Lokal Bakal Datang!Mental Juara Grup, Persib Siap Tantang Ratchaburi di 16 Besar ACL Two
Inovasi ini dilakukan sebagai bentuk adaptasi terhadap kebutuhan masyarakat sekaligus sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat.
“Kita ingin pelayanan publik dan pertumbuhan ekonomi berjalan beriringan. Pemerintah hadir, ekonomi bergerak, masyarakat semakin sejahtera,” pungkas Rudy.
