JABAR EKSPRES – Pemerintah Kota Bandung telah mematangkan arah pembangunan di tahun 2026 dengan menitikberatkan pada pembenahan kawasan permukiman serta penguatan tata kelola kewilayahan.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyampaikan, fokus evaluasi kebijakan akan diarahkan melalui Program Prakarsa sebagai upaya memperbaiki kualitas lingkungan permukiman warga.
Selain pembangunan fisik, Farhan menekankan pentingnya penguatan sinergi lintas sektor, khususnya dengan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam).
Baca Juga:Mental Juara Grup, Persib Siap Tantang Ratchaburi di 16 Besar ACL TwoBeralih ke Rumah Minimalis: Kawasan Urban dengan Prinsip Less is MoreĀ
Sinergi ini dinilai krusial dalam menjaga stabilitas wilayah, terutama terkait pengamanan dan penanganan kebencanaan berbasis deteksi dini.
“Deteksi dini dan penjagaan dini itu sangat penting. Itu yang benar-benar kita pelajari selama 2025,” ujar Farhan.
Ia menjelaskan, pendekatan tersebut terbukti efektif. Sepanjang 2025, berbagai kejadian bencana yang terjadi di Kota Bandung dapat ditangani dengan baik dan relatif terkendali berkat koordinasi cepat serta kesiapsiagaan aparat di lapangan.
Di sektor pembangunan infrastruktur, Pemkot Bandung juga mulai melakukan pembenahan terhadap 17 ruas jalan utama. Ruas-ruas tersebut merupakan urat nadi mobilitas warga sekaligus jalur strategis yang kerap dilalui wisatawan.
Pembenahan infrastruktur ini sejalan dengan arah kebijakan pengembangan Kota Bandung sebagai destinasi wisata unggulan di Jawa Barat. Farhan menyebut, ke depan Bandung akan lebih serius menggarap sektor pariwisata, khususnya wisata berbasis pertemuan dan olahraga.
“Bandung akan fokus pada pengembangan wisata, terutama MICE dan sport tourism,” jelasnya.
Menurut Farhan, pengalaman sepanjang 2025 memberikan pelajaran penting bagi Pemkot Bandung dalam menata langkah menuju 2026. Salah satu kunci utamanya adalah menjaga dan meningkatkan kerja sama lintas Forkopimda, bahkan hingga ke level provinsi.
Baca Juga:Sidang Lanjutan Gugatan Cerai Digelar, Atalia Praratya Hadir di Pengadilan Agama BandungPersib Diuji di Kediri, Laga Tandang Penentu Mental Juara Maung Bandung
“Kita tidak bisa berjalan sendiri. Sinergi harus terus dijaga dan ditingkatkan,” pungkasnya.
