JABAR EKSPRES – Banyak jadwal berbagai fenomena astronomi tahun 2026 sangat penting untuk diketahui oleh para pencinta keindahan peristiwa langit.
Termasuk yang bisa dilihat di Indonesia, ada banyak fenomena astronomi 2026 akan terjadi tahun depan mulai dari Januari hingga Desember.
Deretan peristiwa astronomi tersebut siap melintasi langit bumi di berbagai belahan dunia seperti di benua Asia dan salah satunya adalah Indonesia.
Baca Juga:Disebut akan Rilis Januari 2026, Bagaimana Spesifikasi dan Fitur Infinix Note Edge?Persib vs Ratchaburi: Rekor Apik Maung Bandung Lawan Klub Thailand di ACL 2
Masyarakat pun bisa melihat dan mengamati aneka ragam fenomena langit pada 2026 dari bumi, baik dengan mata telanjang maupun menggunakan teropong atau teleskop.
Jika enggan ketinggalan semua agenda fenomena astronomi langka dan fotogenik tahun depan, simak daftarnya di bawah ini seperti dikutip dari berbagai sumber.
Daftar Fenomena Astronomi Januari-Desember 2026
1. Supermoon (3 Januari 2026)
Bulan purnama pertama dari total tiga supermoon 2026 berukuran 6% lebih besar, serta 13% lebih terang ketimbang bulan purnama pada umumnya. Hal ini sebab jarak bulan jadi berdekatan dengan bumi.
Supermoon tersebut juga akan terlhiat bercahaya bersama Jupiter. Posisi bulan ada di sisi berlawanan bumi dari matahari, dan permukaannya bakal sepenuhnya mendapatkan sinar.
Mengingat tergolong ilusi optik, fenomena astronomi ini terlihat lebih besar saat berada rendah di cakrawala.
2. Hujan meteor Quadrantids (3-4 Januari 2026)
Berlangsung sekitar tanggal 1-5 Januari setiap tahunnya, hujan meteor Quadrantids diprediksi mencapai puncak pada 3-4 Januari 2026. Rata-rata meteor yang bisa diamati yaitu hingga 80 meteor/jam.
Butiran debu yang tertinggal dari sisa komet punah 2003 EH1 diduga jadi sumber hujan meteor ini. Walau bakal memancar dari konstelasi Bootes, meteor tetap bisa melintas di berbagai penjuru langit.
3. Jupiter pada Oposisi (10 Januari 2026)
Baca Juga:Daftar Lengkap Game yang Rilis Januari 2026 Semua Platform, Ada Highguard dan Code Vein 2Liburan Seru Tanpa Ngemodal, Simak 6 Rekomendasi Wisata Gratis Favorit di Indonesia
Pada malam ini bakal terjadi oposisi planet karena Bumi berada tepat di antara Jupiter dan Matahari. Mengingat posisinya jadi dibawa lebih dekat ke Bumi, Jupiter akan tampak paling terang dalam 13 bulan terakhir, serta sedikit lebih terang dan lebih besar dari biasanya.
Untuk menemukannya, amatilah langit di bagian timur sekitar waktu matahari terbenam. Berada di konstelasi Gemini, posisi planet ini akan tetap di atas cakrawala semalaman.
