Harga Hp Bakal Makin Mahal di 2026? Krisis RAM dan AI Jadi Biang Kerok

Harga Hp
SUMBER FOTO: Freepik
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Harga hp global diperkirakan mengalami kenaikan di 2026. Penyebab utamanya bukan sekadar inflasi biasa, melainkan lonjakan biaya komponen memori akibat meningkatnya permintaan chip untuk kebutuhan kecerdasan buatan (AI).

Dampak kenaikan ini diproyeksikan merata di semua segmen, mulai dari ponsel murah hingga flagship, termasuk di pasar Indonesia yang selama ini dikenal sensitif terhadap harga.

Permintaan besar-besaran terhadap chip memori jenis DRAM dan NAND datang dari sektor pusat data AI. Perusahaan teknologi raksasa seperti Google, Meta, dan Nvidia membutuhkan pasokan memori dalam jumlah masif untuk mengoperasikan model AI generatif dan layanan berbasis komputasi awan.

Baca Juga:8 Fitur Menarik Oppo A6 Hp Entry-level yang Next Level di Indonesia, Harga Cuma Rp2 JutaanVivo X300 Tampil Beda, Inilah Fitur-Fitur Unggulan yang Sulit Ditemukan di HP Lain

Akibatnya, produsen chip seperti Samsung Electronics dan SK Hynix mengalihkan sebagian besar kapasitas produksinya ke data center, sehingga pasokan RAM untuk industri smartphone menjadi terbatas.

Penyebab Utama Lonjakan Harga

Keterbatasan pasokan RAM dan memori internal menjadi faktor dominan kenaikan harga ponsel pada 2026. Produsen smartphone global, termasuk Xiaomi, memprediksi harga rata-rata smartphone dunia (Average Selling Price/ASP) naik menjadi 465 dolar AS dari sebelumnya 457 dolar AS.

Situasi diperparah oleh meningkatnya harga prosesor aplikasi (application processor/AP), terutama chipset flagship Android. Teknologi fabrikasi chip yang semakin kecil dan kompleks membuat biaya produksi melonjak.

Kombinasi mahalnya chipset dan memori menjadikan ruang gerak produsen untuk menekan harga semakin sempit.

Bahkan ponsel murah dengan harga di bawah 300 dolar AS diprediksi mengalami kenaikan harga hingga 20–30 persen. Artinya, segmen yang selama ini menjadi tulang punggung pasar global justru terkena dampak paling berat.

Dampak Langsung di Pasar Indonesia

Di Indonesia, kenaikan harga ini berpotensi mengakhiri era ponsel murah di segmen menengah-bawah. Hp Android dengan harga terjangkau yang sebelumnya menawarkan spesifikasi kompetitif diprediksi semakin sulit ditemukan.

Kenaikan harga RAM global membuat produsen tak lagi mampu mempertahankan banderol rendah tanpa memangkas spesifikasi.

Baca Juga:5 HP Desain Flagship tapi Harga Mid-Range, Ini Daftarnya!5 HP Flagship dengan Kamera Setara iPhone? Pilihan Terbaik 2025 untuk Foto dan Video!

Industri global bahkan memprediksi penurunan penjualan smartphone akibat konsumen enggan membayar lebih mahal untuk spesifikasi yang justru menurun. Di Indonesia dampaknya bisa lebih terasa, terutama di kota-kota dengan dominasi konsumen budget.

0 Komentar