210 Perangkat Desa Kabupaten Bogor Lulus SPD 2025, Siap Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Desa

210 Perangkat Desa Kabupaten Bogor Lulus SPD 2025, Siap Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Desa. FOTO Foto : Dis
210 Perangkat Desa Kabupaten Bogor Lulus SPD 2025, Siap Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Desa. FOTO Foto : Diskominfo
0 Komentar

“Desa adalah fondasi utama pembangunan bangsa, mulai dari ketahanan pangan, keberlanjutan lingkungan, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Alim menambahkan, aparatur desa memiliki peran strategis sebagai co-creator dalam transformasi pembangunan desa, sekaligus menjadi penghubung antara dunia akademik dan masyarakat. Dengan demikian, hasil riset dan inovasi perguruan tinggi dapat diterapkan secara nyata dan sesuai kebutuhan desa.

Ia juga menekankan pentingnya pembangunan desa berbasis data melalui inovasi Data Desa Presisi, yang diharapkan menjadi instrumen perencanaan pembangunan, pengambilan kebijakan, serta percepatan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan di tengah tantangan global seperti krisis pangan dan perubahan iklim.

Baca Juga:Gelar CSR di Cimanggung, PT MBK Ventura Ajak Kelola Keuangan dan Peduli Lingkungan Cegah Radikalisme Melalui Pendekatan Kewirausahaan, Densus 88 Gelar Pelatihan Barista bagi Eks Napiter di Jawa

“Saya berharap para alumni menjadi motor perubahan di desa masing-masing dengan mengedepankan inovasi, transparansi, partisipasi masyarakat, serta tetap menjaga nilai-nilai kearifan lokal,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kota Batu, Kecamatan Ciomas, Ratna Wulansari, yang dinobatkan sebagai lulusan terbaik SPD Angkatan V Tahun 2025, menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Bogor, IPB University, serta seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan program tersebut.

Menurutnya, pembelajaran dan pendampingan yang diberikan tidak hanya memperkaya pengetahuan teknis pemerintahan desa, tetapi juga membentuk karakter dan integritas aparatur desa.

“Jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan kejujuran dan ketulusan demi kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Ratna berharap Program Sekolah Pemerintahan Desa dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan guna mencetak aparatur desa yang unggul dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

0 Komentar