JABAR EKSPRES – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bogor masih mempertimbangkan untuk mengadakan Car Free Night (CFN).
Kepala Disbudpar Ria Marlisa mengungkapkan, memang terdapat rencana untuk mengadakan CFN tetapi perlu melihat faktor cuaca.
Ia menutur, CFN berencana dilaksanakan pada 31 Desember 2025 di Jalan Tegar Beriman. Apabila terlaksana, pihaknya akan menyajikan workshop maupun kegiatan lain.
Baca Juga:Jelang Nataru, Pemkot Bogor Pastikan Pangan Aman dan Harga TerkendaliKemajuan Bangsa Bertumpu pada Perempuan, Bupati Bogor Tegaskan Peran Strategis Menuju Indonesia Emas 2045
“Insyallah nanti. Seperti CFD, kami akan mengadakan kegiatan. Sebuah dinas akan mengadakan kegiatan yang mengisi dalam CFN tanggal 31,” kata Ria, pada Senin (22/12/2025).
“Tapi kita sesuaikan dengan cuaca ya, mudah-mudahan cuacanya bagus. Jadi semua bisa workshop atau ada kegiatan-kegiatan lainnya nanti kami adakan juga,” sambungnya.
Hingga kini, pihak Disbudpar masih mempersiapkan penampilan musik tradisional dalam kegiatan CFN mendatang.
“Musik-musik tradisional kami sedang mempersiapkan, tapi tergantung faktor cuaca juga karena memang faktor cuacanya cukup cepat berubah untuk di akhir-akhir bulan ini,” pungkasnya.
Sebagai informasi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berencana menerapkan Car Free Night (CFN) pada malam pergantian Tahun Baru 2026 di kawasan Cibinong Raya.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyampaikan bahwa penerapan CFN tersebut akan mengadopsi mekanisme serupa dengan Car Free Day (CFD) yang rutin digelar setiap Minggu di Kawasan Jalan Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, sejak awal November lalu.
“Kalau setiap hari Minggu kita adakan CFD, maka pada malam Tahun Baru kita akan mencoba mekanisme Car Free Night,” ujarnya di Cibinong, Minggu (21/12/2025).
Baca Juga:Peringati Hari Ibu, Marlyn Maisarah dan Nurunnisa Setiawan Perkuat Pemberdayaan Perempuan di Kabupaten BogorDiduga Terjadi Pergerakan Tanah, Rumah di Ciampea Kabupaten Bogor AmbrukÂ
Rudy melanjutkan, masyarakat yang biasanya menggunakan kendaraan bermotor nantinya diimbau untuk memarkirkan kendaraannya di sejumlah titik yang telah disiapkan, salah satunya di area Stadion Pakansari, Cibinong.
Selain itu, dalam pelaksanaan CFN juga akan disediakan ruang bagi pelaku UMKM, sehingga aktivitas ekonomi tetap berjalan dan kerumunan massa tidak menumpuk di satu lokasi.
Adapun penerapan CFN pada malam tahun baru 2026 ini disiapkan sebagai upaya untuk mengurai kepadatan lalu lintas sekaligus memecah kepadatan dan kerumunan masyarakat yang selama ini kerap terpusat di kawasan Puncak.
“Kami siapkan lokasi-lokasi alternatif agar konsentrasi massa tidak terpusat di satu titik, baik di Cibinong maupun di kawasan Puncak,” katanya.
