JABAR EKPSRES – Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi solusi pembiayaan favorit bagi pelaku UMKM karena menawarkan bunga ringan dan syarat relatif mudah. Meski demikian, sebelum dana KUR dicairkan, bank wajib meneliti seluruh dokumen pengajuan secara menyeluruh.
Langkah ini bertujuan memastikan penyaluran KUR tepat sasaran dan benar-benar digunakan untuk kegiatan usaha produktif. Karena itu, pelaku UMKM perlu memahami dokumen apa saja yang diperiksa bank dan bagaimana proses penilaiannya agar peluang pencairan semakin besar.
1. Verifikasi Identitas Pemohon KUR
Tahap awal dimulai dengan pemeriksaan identitas pribadi pemohon. Bank mencocokkan data yang diajukan dengan dokumen resmi serta database kependudukan nasional.
Dokumen identitas yang umumnya diteliti meliputi:
Baca Juga:Real Madrid Menang Dramatis atas Klub Divis Tiga dalam Lanjutan Copa del ReyHadiah Fantastis Menanti Juara Piala Dunia 2026, Segini Besarannya
- KTP elektronik (e-KTP)
- Kartu Keluarga (KK)
- Nomor Induk Kependudukan (NIK)
Validitas identitas sangat penting untuk mencegah penyalahgunaan program KUR. Data yang lengkap dan sesuai akan mempercepat proses verifikasi.
2. Pemeriksaan Legalitas dan Keberadaan Usaha
Setelah identitas dinyatakan valid, bank melanjutkan dengan penelitian dokumen usaha. Tujuannya memastikan usaha yang dijalankan benar-benar ada dan memiliki legalitas.
Dokumen usaha yang biasanya diminta antara lain:
- Nomor Induk Berusaha (NIB)
- Surat Keterangan Usaha (SKU) dari desa atau kelurahan
- Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK)
Selain pemeriksaan dokumen, petugas bank kerap melakukan survei langsung ke lokasi usaha untuk memastikan aktivitas bisnis berjalan sesuai keterangan pemohon.
3. Penilaian Profil dan Aktivitas Operasional Usaha
Bank juga menganalisis karakter usaha pemohon secara lebih mendalam. Penilaian ini membantu bank memahami stabilitas dan potensi perkembangan usaha.
Data yang biasanya diteliti meliputi:
- Profil dan jenis usaha
- Alamat serta lokasi usaha
- Jam operasional
- Foto atau dokumentasi kegiatan usaha
Dari data ini, bank dapat menilai kemampuan usaha dalam menghasilkan pendapatan secara berkelanjutan.
4. Analisis Dokumen Keuangan dan Omzet
Dokumen keuangan menjadi salah satu faktor krusial dalam pengajuan KUR. Bank menilai apakah pemohon mampu mengelola keuangan usaha dan membayar cicilan tepat waktu.
Dokumen keuangan yang sering diteliti antara lain:
- Catatan omzet harian atau bulanan
- Buku kas sederhana
- Mutasi rekening atau rekening koran
