Evaluasi Layanan, Perumda Tirta Pakuan Catat Keluhan Pelanggan 20–30 Persen Sepanjang 2025

Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor bersama Sekolah Bisnis IPB University (SB-IPB)
Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor bersama Sekolah Bisnis IPB University (SB-IPB) saat melakukan survei kepuasan pelanggan tahun 2025, Kamis(17/12/2025). Foto: Sekar Andini
0 Komentar

Pada dimensi Service Quality (SERVQUAL), aspek bukti fisik (tangibles) mencatat skor tertinggi 89,58, disusul assurance 83,55 dan reliability 83,13. Responsiveness berada pada skor 80,27, sementara empathy menjadi prioritas perbaikan dengan skor 70,65. Indeks keterlibatan pelanggan (Engagement Index) tercatat di angka 59,06, menunjukkan partisipasi aktif pelanggan masih berada pada tingkat menengah.

Anggota tim peneliti SB-IPB, Dr. Fithriyyah Shalihati, menyebut peningkatan kualitas aliran air, jaminan mutu, penyempurnaan proses layanan, penguatan kompetensi SDM, serta optimalisasi kanal digital menjadi rekomendasi utama ke depan.

Menutup keterangannya, Dani Rahmawan menegaskan hasil survei kepuasan pelanggan ini akan menjadi dasar perumusan strategi peningkatan layanan Perumda Tirta Pakuan pada 2026.

Baca Juga:Tak Hanya Kelola Layanan Air Bersih, Perumda Tirta Pakuan Siapkan Integrasi Pengelolaan Limbah di Kota Bogor Wacana Pilkada Lewat DPRD, Bupati Bandung Pilih Irit Bicara

“Harapan kami, hasil survei ini menjadi bahan utama dalam memformulasikan peningkatan kinerja dan kualitas layanan di tahun 2026 secara berkelanjutan,” pungkasnya.

0 Komentar