Ia menjelaskan, proses pengerjaan pembukaan jalan tersebut membuat jalur tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Saat kejadian, ekskavator kebetulan berada di dekat lokasi tempat warga berkumpul.
“Kebetulan ekskavatornya ada di bawah, waktu itu mau saya bawa ke rumah sakit abah menolak. Akhirnya kita naikkan ke ekskavator terus dibawa ke bidan. Kalau pakai kendaraan enggak memungkinkan,” kata Bubun.
“Untuk jarak abah dibawa pakai ekskavator itu sekitar 350 meteran, sesuai dengan proyek pembuatan jalan,” pungkasnya. (Wit)
