Pulihkan Lahan Kritis, Pemkab Bandung Rancang Penanaman Pohon Gunakan Pesawat 

Pulihkan Lahan Kritis, Pemkab Bandung Rancang Penanaman Pohon Gunakan Pesawat 
Bupati Bandung Dadang Supriatna (tengah), Komandan Lanud Sulaeman Marsma TNI Eko Sujatmiko (kiri), Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono (kanan) usai rapat Koordinasi Lintas Sektor Tim Kewaspadaan Daerah menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Hotel Sunshine, Soreang, Senin (15/12/2025). Foto Diskominfo
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Kabupaten Bandung menyiapkan langkah tak biasa untuk mengatasi kerusakan hutan yang kian mengkhawatirkan dan berdampak pada meningkatnya risiko banjir serta longsor.

Bupati Bandung Dadang Supriatna berencana menebarkan benih pohon dari udara menggunakan pesawat, menyasar lahan-lahan rusak yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

Kang DS sapaan akrabnya menilai upaya penghijauan secara konvensional menghadapi kendala besar karena banyaknya wilayah pegunungan dan lahan kritis di 31 kecamatan yang tidak bisa diakses kendaraan maupun pejalan kaki.

Baca Juga:Kemacetan jadi Potret Buram Mobilitas Kota Bandung, Pengamat: Jangan Salahkan Warga, Ini Salah Sistem!Pemkot Bandung Targetkan 9 Juta Kunjungan Wisatawan pada 2026, Prioritaskan Keseimbangan Lingkungan

Karena itu, ia meminta dukungan Lanud Sulaeman untuk meminjam pesawat dalam proses penebaran benih.

“Saya sudah menyiapkan biji benih berbagai jenis pohon keras sebanyak satu truk untuk ditebar di lahan-lahan yang rusak. Untuk penebarannya sangat membutuhkan pesawat. Saya memohon bantuan kepada Dan Lanud Sulaeman untuk meminjam pesawat, dan biaya operasionalnya akan saya tanggung,” ujarnya saat Koordinasi Lintas Sektor Tim Kewaspadaan Daerah menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Hotel Sunshine, Soreang, Senin (15/12/2025).

Ia menambahkan, selain penebaran benih dari udara, Pemkab Bandung juga tetap akan melakukan penanaman kembali secara langsung di lokasi yang masih memungkinkan dijangkau.

Kang DS menegaskan keseriusannya dalam program tersebut dan menargetkan pelaksanaannya dimulai pada Januari 2026.

“Bibit sudah siap, tinggal pelaksanaan. Nanti kita akan menanam bersama-sama, termasuk di wilayah yang tidak bisa dijangkau lewat darat. Untuk pembiayaan akan kami koordinasikan dengan Sekda, dan saya juga meminta peran aktif para camat,” ujarnya.

Menurut Kang DS, pola yang disiapkan adalah dengan menandai area-area yang tidak terjangkau jalur darat untuk kemudian dilakukan penebaran benih dari udara. Jumlah benih yang disiapkan diperkirakan mencapai jutaan butir.

“Satu truk saja bisa jutaan bibit,” katanya.

Sementara itu, Komandan Lanud Sulaeman Marsma TNI Eko Sujatmiko menyatakan dukungan penuh terhadap rencana Bupati Bandung tersebut. Ia menyebut metode yang akan digunakan dikenal sebagai aeroseeding, yakni penanaman benih pohon dari udara.

Baca Juga:Serikat Pekerja Usul Kenaikan UMK Bandung Hingga 10 Persen, Pemda Tunggu PP ResmiTak Bisa Dilalui Kendaraan, Lansia di Kabupaten Bandung Barat Diangkut Ekskavator

“Langkah yang dilakukan Pak Bupati ini sangat tepat dan sudah pernah diterapkan di berbagai wilayah di Indonesia, salah satunya di Aceh. Secara teknis, bibit akan dibawa menggunakan pesawat lalu disebarkan di area yang akan direboisasi dan direvegetasi, terutama wilayah lembah dan pegunungan yang sulit dijangkau,” jelas Eko.

0 Komentar