Langkah ini juga disebutnya penting untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan dari orang asing yang memiliki maksud buruk, sehingga kekhusyukan dan kelancaran ibadah umat Kristiani tetap terjaga. Dengan melibatkan pihak yang paling mengenal jemaat, koordinasi keamanan dapat berjalan lebih efektif.
“Jadi dengan mudah mereka akan berkomunikasi, memberikan pelayanan, dan kalau ada kecurigaan tentunya mereka sudah berusaha untuk mengamankan. Itu ya salah satu strateginya,” tuturnya.
Berdasarkan hasil tinjauan langsung ini, Kapolda Rudi pun optimistis jajaran Polresta Bogor Kota beserta stakeholder lainnya di Kota Bogor dapat memberikan pengamanan yang optimal dalam menjaga kenyamanan dan keamanan masyarakat selama periode Natal dan Tahun Baru.
