Wamen Haji: Masjid Raya Nurul Wathon Bogor Siap Layani Jemaah dari Lima Daerah pada 2027

Wamen Haji Dahnil Anzar Simanjuntak bersama Bupati Bogor Rudy Susmanto saat meninjau Masjid Raya Nurul Wathon.
Wamen Haji Dahnil Anzar Simanjuntak bersama Bupati Bogor Rudy Susmanto saat meninjau Masjid Raya Nurul Wathon. Foto: Regi
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyampaikan bahwa pusat layanan haji dan umrah di Kabupaten Bogor berpotensi melayani jemaah dari lima daerah sekaligus.

Pernyataan tersebut ia sampaikan usai meninjau Masjid Raya Nurul Wathon di kawasan Pakansari bersama Bupati Bogor, Rudy Susmanto, beserta jajaran Pemkab Bogor.

Dahnil menjelaskan bahwa pada 2026 mendatang Pemerintah Kabupaten Bogor berencana memulai pembangunan hotel dan asrama haji di kompleks masjid tersebut. Ia juga membuka peluang agar pada 2027 Kabupaten Bogor dapat memiliki embarkasi sendiri.

Baca Juga:Fitri Salhuteru Penuhi Panggilan Polda Jabar Terkait kasus Pencemaran Nama Baik Hutan Kritis, Ancaman Bencana Makin Nyata!

“Kami akan mempertimbangkan supaya 2027 Kabupaten Bogor punya embarkasi sendiri, sehingga bisa melayani jemaah haji dari Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Sukabumi, Cianjur, dan Depok,” ujar Dahnil di Cibinong, Rabu (10/12/2025).

Ia menambahkan, pusat layanan haji dan umrah tersebut berpotensi menjadi pusat peradaban sekaligus ekosistem ekonomi baru di Kabupaten Bogor, lantaran mengintegrasikan fasilitas masjid dan hotel bagi para jemaah.

“Karena ada masjid dan hotel haji sekaligus, tempat ini bisa menjadi pusat kegiatan ekonomi haji dan umrah di Kabupaten Bogor dan sekitarnya,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa penetapan pusat layanan haji dan umrah membutuhkan persetujuan resmi dari Kementerian Haji dan Umrah.

“Alhamdulillah, hari ini beliau berkunjung sebelum langkah kami terlalu jauh. Tentu ada beberapa infrastruktur yang harus dipersiapkan untuk mendukung penyelenggaraan haji,” ujar Rudy.

0 Komentar