Sementara itu, Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira menekankan pentingnya peran generasi muda dalam akselerasi pembangunan sosial di Cimahi. Ia menyebut besarnya potensi anak muda sebagai kekuatan utama dalam mendorong kolaborasi lintas sektor.
“Potensi anak muda di Cimahi merupakan kekuatan besar yang perlu diberdayakan. Pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri, sehingga kolaborasi menjadi kunci. Tujuannya adalah meningkatkan indeks kebahagiaan dan inklusifitas warga Kota Cimahi,” ujarnya.
Adhitia mengungkapkan bahwa jumlah Generasi Z di Kota Cimahi saat ini mencapai sekitar 155.000 orang. Jika dikombinasikan dengan kelompok milenial, totalnya mendekati 300.000 jiwa atau sekitar separuh dari populasi Kota Cimahi.
Baca Juga:Wali Kota Ngatiyana Tegaskan Komitmen Lapangan Kerja Inklusif Bagi Disabilitas di CimahiDBD Mengintai di Tengah Cuaca Ekstrem, 308 Kasus Tercatat di Cimahi Sepanjang 2025
Sebagai penggagas Gerakan Hepi Plus, Adhitia menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Cimahi terus memperkuat partisipasi publik melalui berbagai kegiatan kolaboratif.
Hepi Plus (Hepi+) merupakan gerakan kolaborasi yang dirancang untuk memperkuat keterlibatan anak muda dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, sekaligus mendorong terwujudnya Cimahi sebagai kota yang lebih bahagia.
Menurut Adhitia, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam membangun ekosistem kebahagiaan, sehingga membutuhkan peran aktif generasi muda yang kini menjadi kelompok penduduk terbesar.
Ia menegaskan bahwa arah gerakan Hepi Plus sejalan dengan kebijakan Pemerintah Kota Cimahi untuk mendorong partisipasi publik melalui kegiatan berbasis relawan.
“Kami akan mendukung Pemerintah Kota Cimahi meningkatkan indeks kebahagiaan warga melalui gerakan kolaborasi,” katanya.
Lebih lanjut, Adhitia menyebut pihaknya telah menjadwalkan sejumlah program strategis guna mendukung visi ‘Cimahi Mantap’, dengan melibatkan relawan dari kelompok Gen Z dan milenial.
Adhitia menilai energi dan kreativitas generasi muda menjadi modal sosial penting untuk memperkuat ruang-ruang kebahagiaan, mempererat hubungan sosial, serta memperluas praktik inklusivitas di tengah masyarakat. (Mong)
