JABAR EKSPRES – Tiga orang tertimbun akibat longsor yang menimpa rumah warga Kampung Condong, RT 06–07 RW 09, Desa Wargaluyu, Kecamatan arjasari Kabupaten Bandung pada Jumat, (05/12/2025) yang terjadi pukul 16.00 WIB.
Kapolsek Pameungpeuk, AKP Asep Dedi mengatakan, peristiwa longsor ini terjadi apda sore. Meterial tanah longsor langsung menerjang rumah warga.
‘’Ada empat rumah warga yang terkena material longsor, rumah tersebut berada di bawah lereng Gunung Sinapeul, Arjasari, Kabupaten Bandung,’’ ujar Asep kepada wartawan.
Baca Juga:Kota Bogor Diterjang Angin Kencang, Atap Rumah Warga RusakTembok Penahan Tanah di Kabupaten Bogor Jebol, 23 Rumah Terendam!
Menurutnya, berdasarkan pengamatan dan informasi dari warga, longsor kemungkinan berasal dari lereng gunung setinggi kurang lebih 80 meter.
Akibat longsor tersebut sebanyak tiga orang warga dilaporkan tertimbun. Meraka adalah Aisyah (70), Citra (19), dan Alfa (15).
Sejauh ini ketiga korban masih dalam pencarian dan belum bisa dievakuasi karena terkendala kondisi medan dan cuaca yang ekstrem.
“Korban lapangan sangat gelap dan minim penerangan, ditambah hujan deras masih terus mengguyur dilokasi kejadian’’ ujarnya.
Pencarian Korban Tertunda
Evakuasi sempat tertunda karena khawatiran akan ada pergerakan tanah membuat proses pencarian dihentikan sementara.
Asep Dedi mengatakan tim gabungan harus berhati-hati mengingat lokasi kejadian masih rawan terjadi longsor di Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung itu.
“Situasi gelap dan hujan. Dikhawatirkan ada longsor susulan, jadi evakuasi harus ditunda,” katanya.
Baca Juga:Tasykil PC Persis Regol Resmi Dilantik, Program Ketahanan Pangan Segera DiluncurkanAnggaran Jumbo KPU dan Bawaslu jadi Sorotan, Sekarang Kerja Apa?
Selain tiga warga yang tertimbun, satu korban lainnya, Ramdan (15), berhasil dievakuasi meski mengalami luka di bagian kepala dan menjalani perawatan di RS Nambo.
Adapun sebanyak 100 kepala keluarga telah dievakuasi ke tempat aman untuk mengantisipasi terjadinya longsor susulan.
“Kami memindahkan warga karena potensi pergerakan tanah masih ada,” ujar Kapolsek.
Asep Dedi mengatakan, untuk proses pencarian pun akan dilanjutkan kembali pada Sabtu (6/12) sekitar pukul 07.00 WIB dengan mengerahkan aparat gabungan dengan dibantu warga.
‘’Hari ini kita maksimalkan proses pencarian warga yang masih tertimbun, mudah-mudahan bisa segera ditemukan,’’ pungkas Asep Dedi. (agi/yan)
