Jelang Natal dan Tahun Baru, Harga Cabai dan Sayuran di Banjar Meroket!

Harga Cabai Rawit Hari ini, Lengkap dengan Harga Pangan Lainnya
Harga Cabai Rawit Hari ini, Lengkap dengan Harga Pangan Lainnya
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, sejumlah harga berbagai kebutuhan pokok merangkak naik.

Para pedagang di pasar tradisional di Kota Banjar mengaku, kenaikan harga mulai terlihat sejak awal Desember.

Penyebab utama karena ketidakstabilan pasokan dari sejumlah daerah pemasok utama seperti Garut, Kuningan, dan Wonosobo.

Baca Juga:Sukses Menggelar Dikreg LIV Sesko TNI TA 2025, Begini kata Panglima Sinergi Baru Mayapada Hospital Bandung dan BRI Life: Fokus pada Nasabah dan Produktivitas Tim

Kondisi cuaca yang tidak menentu disebut-sebut mengganggu kelancaran distribusi, sehingga pengiriman barang tidak dapat berjalan normal dan jumlah yang tiba di pasar pun berkurang.

“Pasokan dari beberapa daerah memang sedikit. Barang datang jumlahnya terbatas. Dampak dari cuaca juga ini yang sedang musim hujan,” ungkap Dudi, pedagang sayuran di Pasar Banjar, Kamis (4/12/2025).

Mereka mengeluh bahwa omzet penjualan justru tidak mengalami peningkatan karena volume pembeli yang menurun akibat daya beli yang melemah.

“Memang kalau menjelang Nataru biasanya naik, tapi sekarang lebih parah karena barang sedikit, permintaan tinggi. Pembeli pun pada ngirit,” jelasnya.

Pantauan di Pasar Kota Banjar menunjukkan kenaikan harga yang cukup mencolok pada sejumlah komoditas pangan. Cabai rawit merah, misalnya, yang sebelumnya berada di kisaran Rp60.000 per kilogram, kini meroket hingga menyentuh angka Rp100.000 per kilogram.

Wortel yang biasa dibanderol Rp10.000 per kilogram naik menjadi Rp18.000. Sementara itu, cabai keriting merah merangkak naik dari Rp25.000 menjadi Rp35.000 per kilogram. Komoditas bawang merah juga tak luput dari kenaikan, dari Rp38.000 menjadi Rp48.000 per kilogram.

Tidak hanya bumbu dapur, sayuran seperti sawi putih atau pecay mengalami kenaikan hampir dua kali lipat, dari Rp6.000 menjadi Rp12.000 per kilogram. Daging ayam broiler pun ikut terdongkrak, meski tidak terlalu tajam, dari Rp38.000 menjadi Rp40.000 per kilogram.

Baca Juga:Epy Kusnandar 'Preman Pensiun' Tutup Usia, Dunia Hiburan Indonesia BerdukaPGN Siagakan Satgas Nataru 2025, Pastikan Pelayanan Terbaik Penyaluran Gas Bumi

Menurut Kurniasih, pedagang yang tengah berbelanja di Pasar Banjar mengaku lonjakan harga ini memaksa untuk menyesuaikan ulang daftar belanja dan mengurangi beberapa item untuk menghemat pengeluaran. “Sekarang harus benar-benar pilih-pilih belanja. Semua naik. Biasanya saya beli cabai setengah kilo, sekarang seperempat saja dulu,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kota Banjar melalui dinas terkait menyatakan akan segera melakukan peninjauan langsung ke lapangan. Langkah ini diambil untuk memastikan ketersediaan stok tetap aman dan mengantisipasi potensi kenaikan harga yang lebih tinggi jelang pergantian tahun. (CEP)

0 Komentar