JABAR EKSPRES – Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI merupakan salah satu fasilitas pembiayaan paling diminati pelaku UMKM di Indonesia. Tahun ini, KUR BRI menawarkan suku bunga flat 6% efektif per tahun untuk berbagai plafon pinjaman, termasuk pinjaman sebesar Rp100 juta.
Dengan tenor pembayaran yang fleksibel hingga 60 bulan, program ini dirancang untuk membantu pelaku usaha kecil mengembangkan bisnis mereka tanpa beban bunga tinggi. Jika kamu ingin mengajukan, mari simak simulasi angsuran KUR BRI Rp100 juta di sini!
Simulasi Angsuran KUR BRI Rp100 Juta
Untuk pinjaman Rp100 juta, BRI menyediakan simulasi angsuran berdasarkan pilihan tenor yang dapat disesuaikan dengan kemampuan debitur. Angsuran bulanannya adalah Rp8.833.333 untuk tenor 12 bulan, Rp6.055.556 untuk tenor 18 bulan, Rp4.666.667 untuk tenor 24 bulan, Rp3.277.778 untuk tenor 36 bulan, Rp2.583.333 untuk tenor 48 bulan, dan Rp2.166.667 untuk tenor 60 bulan.
Baca Juga:5 Rekomendasi Motor Listrik Polytron, Mulai dari 11 Jutaan!Alex Eala Ditunjuk sebagai Pembawa Bendera Filipina di Upacara Pembukaan SEA Games 2025
Dengan variasi tenor yang cukup fleksibel tersebut, debitur dapat memilih cicilan sesuai arus kas usaha. Tenor yang lebih panjang memberikan angsuran bulanan lebih ringan, sehingga cocok untuk usaha yang baru berkembang atau membutuhkan waktu lebih lama untuk mencapai profit yang stabil.
Cara Ajukan KUR BRI Rp100 Juta
Untuk mengajukan KUR BRI Rp100 juta, terdapat beberapa syarat yang wajib dipenuhi. Pelaku usaha harus memiliki usaha mikro atau kecil yang sudah berjalan minimal 6 bulan dan bersifat produktif.
Dokumen identitas yang diperlukan meliputi KTP, Kartu Keluarga, NPWP, serta surat izin usaha seperti NIB atau SKU dari kelurahan. Selain itu, calon debitur tidak boleh memiliki kredit produktif yang sedang berjalan di bank lain, kecuali kredit konsumtif seperti KPR atau KKB.
Perlu diketahui bahwa plafon KUR terbagi menjadi dua kategori. Untuk pinjaman hingga Rp50 juta termasuk KUR Mikro, yang tidak memerlukan agunan tambahan.
Namun, pinjaman Rp100 juta masuk kategori KUR Kecil, sehingga membutuhkan agunan tambahan sesuai ketentuan bank. Agunan ini bisa berupa sertifikat rumah, tanah, kendaraan, atau aset lain yang dapat diterima bank sebagai jaminan.
Proses pengajuan KUR BRI dapat dilakukan dengan mudah melalui dua cara. Pertama, melalui situs resmi kur.bri.co.id, di mana calon debitur dapat mengisi data diri, data usaha, dan memilih jenis KUR yang diinginkan. Kedua, pengajuan bisa dilakukan langsung di kantor cabang BRI terdekat untuk mendapatkan verifikasi dan pendampingan lebih detail.
