Menurut Sujipto, masa depan mobilitas Bandung harus dipikirkan secara lebih visioner. Kota dengan sejarah, kreativitas, dan karakter kuat seperti Bandung tidak pantas terjebak dalam model pembangunan yang hanya menambah kepadatan tanpa menyentuh kualitas hidup warganya.
“Kita sedang menciptakan kota yang tidak nyaman ditinggali. Pertanyaannya: apakah Bandung ingin menjadi kota yang bergerak maju, atau kota yang tertimbun flyover?” tutupnya. (Dam)
