JABAR EKSPERS – Kiper keturunan Indonesia, Cyrus Margono, akhirnya mengumumkan perpisahan dengan klub Liga Kosovo, KF Dukagjini, setelah menyelesaikan kontrak berdurasi satu musim berdasarkan mutual agreement. Selama membela klub tersebut, Cyrus menorehkan 4 clean sheet dari 12 penampilan, sebuah catatan yang cukup solid bagi penjaga gawang berusia muda tersebut.
Kini berstatus free transfer, nama Cyrus langsung masuk dalam daftar buruan sejumlah klub, termasuk dari Liga 1. Salah satu rumor yang paling banyak dibicarakan publik adalah kemungkinan dirinya merapat ke Persib Bandung.
Rumor Lama yang Muncul Lagi
Isu kedekatan Cyrus dengan Persib sebenarnya bukan hal baru. Rumor ini sudah beredar sejak ia masih berseragam Dukagjini, terutama ketika Persib harus melepas kiper utama mereka, Kevin Ray Mendoza. Saat itu, nama Cyrus dianggap paling ideal untuk mengisi kekosongan tersebut.
Baca Juga:Link dan Cara Nonton Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2025, Dijamin Legal!Sambut Libur Natal dan Tahun Baru! Ini Katalog Lengkap Diskon Besar Indomaret Desember 2025
Namun seiring waktu, Persib justru mendatangkan kiper baru, Adam Przybek, sehingga rumor Cyrus langsung mereda.
Menariknya, setelah Cyrus resmi meninggalkan Dukagjini, spekulasi itu kembali mencuat. Meski Persib sudah memiliki Teja Paku Alam dan Adam Przybek, kebutuhan akan kiper pelapis tetap menjadi pertimbangan. Apalagi Persib musim 2025/2026 memang gencar merekrut pemain berlabel Timnas Indonesia.
Status WNI Tanpa Naturalisasi
Cyrus Margono sendiri sudah berstatus Warga Negara Indonesia sejak 2024, dan tidak melalui proses naturalisasi. Ia mendapatkan status WNI karena salah satu orang tuanya masih memegang paspor Indonesia.
Meski berstatus pemain Timnas, Cyrus belum pernah menjalani debut di skuad Garuda. Namanya juga belum terpanggil pada era kepelatihan Shin Tae-yong, Patrick Kluivert, hingga kini ketika Timnas belum memiliki pelatih tetap.
Belum Ada Kepastian ke Persib
Hingga saat ini, rumor Cyrus menuju Persib Bandung sebagai pengganti Adam Przybek masih bersifat spekulatif dan belum memiliki dasar resmi. Namun statusnya sebagai kiper muda, WNI, dan bebas transfer membuat peluangnya kembali dikaitkan dengan Maung Bandung cukup masuk akal.
