Beralasan Cari "Wangsit", Empat Orang di Ciamis Nekat Bongkar Makam Tengah Malam Demi Benda Pusaka

Beralasan Cari \"Wangsit\", Empat Orang di Ciamis Nekat Bongkar Makam Tengah Malam Demi Benda Pusaka
Warga berkerumun saat polisi mengamankan dukun pelaku pembongkaran makam di kawasan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Sukaresik, Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis, Sabtu (29/11/2025) malam. (foto: Tangkapan layar video amatir)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Suasana malam yang biasanya tenang di kawasan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Sukaresik, Kecamatan Sindangkasih, berubah menjadi ketegangan sejumlah warga pada Sabtu (29/11/2025) malam lalu.

Warga dua desa, Sukaresik dan Sukasenang, digegerkan oleh aktivitas pembongkaran sejumlah makam yang dilakukan oleh empat orang pelaku. Insiden yang terjadi sekitar pukul 23.00 WIB ini berhasil digagalkan berkat kewaspadaan warga.

Keterangan yang dihimpun dari Kepala Desa Sukaresik, Kosim, menjelaskan bahwa awal mula terungkapnya aksi ini berawal dari kecurigaan warga yang melihat aktivitas mencurigakan di area pemakaman yang gelap gulita.

Baca Juga:Irama "Mistis" dari Bandung Timur: Benjang, Reak, dan Dogdog yang Menyatu dalam Nafas AlamDukung Program Asta Cita, Polsek Ciamis Intensif Monitoring Jagung Hibrida di Lahan Bumdes

Bukannya aktivitas penguburan jenazah seperti yang semula diduga, warga justru menemukan empat orang pelaku yang sedang sibuk menggali dan membongkar beberapa liang kubur. Dua dari mereka tertangkap basah sedang melakukan penggalian, sementara dua lainnya bertugas sebagai penjaga dan pemantau situasi di sekitar lokasi.

“Saat kejadian warga awalnya menduga ada penguburan jenazah malam hari. Namun, setelah dicek, ternyata ada dua pelaku yang sedang membongkar makam dan dua orang lagi sedang memantau. Situasi sempat memanas dan ramai karena warga sudah geram dan menduga kuat ada praktik mistis di balik aksi ini,” ujar Kosim, Minggu (30/11/2025).

Begitu aksi ilegal tersebut terbongkar, kemarahan warga pun meluap. Lokasi TPU sempat menjadi tempat berkumpulnya massa yang emosional. Beruntung, petugas kepolisian dari Polsek Cikoneng dan Polres Ciamis segera tiba di lokasi untuk meredakan ketegangan.

Aparat kepolisian dengan sigap melerai massa yang hendak main hakim sendiri dan berhasil mengamankan keempat pelaku untuk dibawa ke Mapolres Ciamis guna penyelidikan lebih lanjut.

Polisi juga langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memasang garis polisi untuk mengamankan bukti serta lokasi.

Setelah dilakukan pemeriksaan intensif di Mapolres Ciamis, motif di balik aksi pembongkaran kuburan yang meresahkan warga ini akhirnya terungkap.

Para pelaku mengaku bahwa mereka adalah keluarga dari orang yang dimakamkan di lokasi tersebut. Alih-alih niat jahat biasa, mereka ternyata termotivasi oleh kepercayaan mistis yang sangat kuat.

0 Komentar