jABAR EKSPRES – Antusiasme warga membludak saat pendistribusian beras di Kelurahan Cibabat, Cimahi Utara. Sebanyak 375 karung beras dialokasikan dalam program Siapkan Beras untuk Masyarakat Kota Cimahi (Sibesti) pada Jumat (28/11/25).
Pemkot Cimahi melalui Disdagkoperin mendistribusikan beras SPHP bulan November 2025 sebanyak 6.381 karung dengan kemasan 5 kg. Harga pembelian adalah Rp55.000 per karung.
Asep (45), warga RT 02 RW 013 Cibabat, mengungkapkan kegembiraannya terhadap program Sibesti. Menurutnya, harga beras di pasaran yang cukup tinggi membuat program tersebut sangat membantu karena harganya terjangkau.
Baca Juga:Kemeriahan “Semarak Akhir Tahun” Artotel Wanderlust Hadir di de Braga by ARTOTELTak Nyalakan Sein, Berujung Maut: Akademisi Bedah Faktor Psikologis di Balik Kekerasan Remaja
“Alhamdulillah sih, sangat terbantu dengan program ini. Harga beras dipasaran yang agak mahal juga, tapi dengan 5kg Rp.55 ribu sangat membantu,” ujar Asep saat ditemui Jabar Ekspres seusai mengambil beras.
Selain harga yang murah, Asep mengatakan beras 5 kg tersebut bisa memenuhi kebutuhan dapur selama kurang lebih 2-3 minggu.
“Ya cukuplah untuk memenuhi dapur, juga bisa mencukupi kebutuhan pokok tentunya ya,” kata Asep.
Dia berharap program Sibesti bisa terus berjalan membantu masyarakat, terutama dengan harga beras di pasaran yang fluktuatif.
“Harapan saya program ini terus berjalan dan bisa membantu masyarakat, apalagi bagi warga yang ekonominya di bawah ya,” harapnya.
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menjelaskan pendistribusian beras SPHP sebanyak 30 ton yang dibagi ke tiga kecamatan, yaitu Utara, Tengah, dan Selatan.
“Alhamdulillah bulan ini kita keluarkan 30 ton, untuk di Kelurahan Cibabat mendapatkan 2 ton beras untuk dibagikan kepada masyarakat,” terangnya.
Baca Juga:Hari Guru 2025, Habib Syarief : Jadi Momentum Revisi RUU Sisdiknas Seminar Nasional dan Forum Diskusi Dies Natalis Fakultas Kedokteran UNPAD, Dudung: Semangat Dokter Muda Harus
Ngatiyana menegaskan, beras SPHP tersebut dijual di bawah harga rata-rata. Semua ini, kata ia, adalah upaya pemerintah untuk meringankan beban masyarakat yang membutuhkan, terutama di tengah kenaikan harga bahan pokok.
“Ini salah satu program yang kita lakukan secara rutin untuk membantu masyarakat,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa distribusi beras SPHP bukan gratis, melainkan ada sistem jual dengan harga lebih murah, yaitu 5 kg seharga 55 ribu.
“Ini meringankan beban sedikit kepada masyarakat. Bukan gratis, tapi program Sibesti ini membeli dengan harga lebih murah,” ucapnya.
Ngatiyana optimistis, program Sibesti dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Cimahi, sehingga dapat membantu meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup warga.
