JABAR EKSPRES – Berikut teks contoh khutbah Jumat yang bisa dibacakan oleh para khatib pada pelaksanaan sholat Jumat 28 November 2025, nanti.
Melansir dari laman resmi NU Online, teks khutbah Jumat kali ini akan membahas tema tentang “Sabar dan Ikhtiar, Ada Hikmah di Setiap Masalah”.
Setiap ujian hidup bukanlah tanda kelemahan, melainkan proses untuk menguatkan diri dan mengangkat derajat kita menjadi pribadi yang lebih baik.
Baca Juga:Bojan Hodak Kirim Sinyal Bahaya Usai Persib Dihajar Lion City SailorsKode Redeem FC Mobile 27 November 2025, Raih Pemain GLORIUS ERAS Real Madrid Secara Cuma-Cuma!
Masalah hadir bukan untuk menjatuhkan, tetapi untuk mengajarkan pelajaran berharga yang kelak menjadi bekal menghadapi masa depan.
Dengan kesabaran, ikhtiar, dan optimisme, kita akan mampu melangkah melewati badai kehidupan dan menemukan hikmah yang sangat berharga bagi hidup kita.
Khutbah I
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَى أُمُوْرِ الدُّنْيَا وَالدِّيْنِ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ، نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى اٰلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَالتَّابِعِيْنَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلىَ يَوْمِ الدِّيْنِ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا الله وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ الْمَلِكُ الْحَقُّ اْلمُبِيْن. وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَـمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ صادِقُ الْوَعْدِ اْلأَمِيْن. أَمَّا بَعْدُ فَيَا أَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ. اِتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوْتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ. فَقَالَ اللهُ تَعَالَى : فَاِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًاۙ. اِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًاۗ
Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,
Menjadi sebuah keniscayaan bagi kita semua untuk senantiasa memanjatkan rasa syukur sekaligus menguatkan ketakwaan kepada Allah swt sebagai modal untuk menjalani kehidupan yang penuh dengan problematika ini.
Syukur dan takwa akan membimbing dan menyadarkan kita bahwa semua masalah yang terjadi dalam kehidupan kita merupakan takdir Allah yang semuanya akan membawa hikmah yang mendalam sebagai pelajaran hidup.
Allah telah menegaskan bahwa permasalahan hidup yang kita hadapi pasti sesuai dengan kemampuan yang kita miliki. Hal ini telah ditegaskan oleh Allah dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 286:
لَا يُكَلِّفُ اللّٰهُ نَفْسًا اِلَّا وُسْعَهَاۗ لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْۗ
Artinya: “Allah tidak membebani seseorang, kecuali menurut kesanggupannya. Baginya ada sesuatu (pahala) dari (kebajikan) yang diusahakannya dan terhadapnya ada (pula) sesuatu (siksa) atas (kejahatan) yang diperbuatnya.”
Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,
Setiap kita pasti akan berjumpa dengan yang namanya masalah. Tidak peduli siapa kita, apa jabatan kita, atau dari mana kita berasal, selama masih bernapas kita tidak akan pernah terlepas dari ujian kehidupan.
Baca Juga:Starting XI dan Link Streaming Persib vs Lion City Sailors, Prung Geura Tarung!Bojan Hodak Bicara Peluang Federico Barba Tampil Lawan Lion City
Namun, yang membedakan seseorang dengan yang lain adalah cara menyikapinya. Masalah bukan untuk ditakuti, apalagi dihindari. Masalah hadir sebagai bagian dari proses pendewasaan diri dan sarana untuk meningkatkan kualitas hidup.
Ketika kita ingin naik ke tingkat yang lebih tinggi, maka akan selalu ada ujian yang menyertainya. Pepatah mengatakan, “Semakin tinggi pohon, semakin kencang anginnya.”
